Kepala CIA: Kerjasama Militer Rusia- Iran Masuki Babak Awal Kemitraan Pertahanan

0
157

Washington, LiputanIslam.com   Direktur Dinas Intelijen AS (CIA) William Burns menyatakan Washington prihatin atas meningkatnya kerjasama antara Rusia dan Iran.

Dalam wawancara dengan saluran TV PBS, Jumat (16/12), Burns mengatakan, “Ada banyak ketidakpercayaan antara Rusia dan Iran secara historis, tapi mereka sekarang saling membutuhkan. Apa yang mulai terlihat sekarang setidaknya adalah babak awal kemitraan pertahanan yang luas antara Rusia dan Iran.”

Burns menilai kemitraan ini “berpengaruh di medan perang di Ukraina, serta dapat menimbulkan dampak yang lebih serius di Timur Tengah, jika terus berlanjut. Karena itu kami sangat serius menanggapi hal ini.”

Pada 9 Desember lalu, juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS, John Kirby, memperingatkan transformasi hubungan pertukaran senjata antara Moskow dan Teheran menjadi “kemitraan pertahanan yang komprehensif dan lengkap”.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Inggris James Cleverly, Jumat,  menuduh Iran memberi Rusia “ratusan” drone, dan menjadi “salah satu pemasok senjata terbesar ke Rusia” dalam konflik di Ukraina.

“Rusia menawarkan dukungan militer dan teknis kepada rezim Iran, sehingga memperburuk bahaya yang ditimbulkannya bagi mitra kami di Timur Tengah dan keamanan internasional,” ujarnya.

Cleverly menambahkan bahwa Inggris bermaksud meminta pertanggungjawaban kedua negara atas hal ini.

Dia juga menyebutkan bahwa “Inggris prihatin atas niat Rusia menyediakan komponen militer yang lebih maju secara teknis ke Iran, dan memberi rezim Iran kemungkinan untuk meningkatkan kemampuan militernya.” (mm/almayadeen)

Baca juga:

Jenderal Salami: Semua Musuh Berlomba Menghasut Rakyat Iran

Kewaspadaan Rakyat Iran Gagalkan Perang Hybrid Terbesar atas Negeri Mullah

DISKUSI: