Kelompok Wartawan Palestina Bantah Pelaku Penembakan di Israel Anggota ISIS

0
166

Quds, LiputanIslam.com –  Kelompok Wartawan Palestina dalam sebuah pernyataan, Senin (28/3), membantah klaim dan laporan bahwa pelaku serangan tembakan di Hadera, Israel (Palestina pendudukan 1948), yang terjadi Ahad lalu adalah anggota kelompok teroris IS/ISIS/ISIL/DAESH.

“Rezim pendudukan (Israel) sengaja mencap pelaku operasi anti Zionis Ahad kemarin di jantung tanah pendudukan sebagai ekstrimis dan anggota ISIS dengan tujuan mencemarkan nama baik tenaga-tenaga resistensi,” bunyi pernyataan itu.

Kelompok Wartawan Palestina menambahkan, “Dengan cara ini Rezim Zionis mencari simpati dan pesan-pesan kutukan terhadap operasi ini agar terkesan bahwa rezim ini sedang berhadapan dengan serangan teror, tapi semua itu adalah kebohongan-kebohongan yang dibuat dan dilontarkan di sarang-sarang intelijen rezim ini.”

Di bagian akhir pernyataan itu mereka menegaskan bahwa upaya penyesatan opini publik yang dilakukan Israel itu “harus dibantah dan dilawan” agar jangan sampai ada orang yang termakan oleh kebohongan kaum Zionis.

Seperti pernah diberitakan, dua polisi Israel tewas dan beberapa lainnya terluka terkena serangan tembakan oleh dua pelaku aksi heroik Palestina di Hadera, Israel (Palestina pendudukan 1948). Dua pelaku pemuda Palestina itu kemudian gugur ditembak oleh pihak Israel.

Aksi heroik itu dilancarkan menjelang pertemuan para menlu Mesir, Uni Emirat Arab, Maroko dan Bahrain dengan para sejawat mereka dari Israel dan Amerika Serikat di kawasan Negev, Israel.

Kelompok-kelompok pejuang resistensi Palestina serta Hizbullah di Lebanon dan Ansarullah di Yaman memuji aksi heroik dua pemuda Palestina itu dan menyebutnya sebagai tamparan bagi para penguasa Arab yang menormalisasi hubungan dengan Israel.

Beberapa media menyebutkan bahwa ISIS mengaku bertanggungjawab atas serangan tersebut. (mm/fna)

Berita Terkait:

[Video:] Lagi, Detik-Detik Serangan Palestina yang Menewaskan Dua Polisi Israel di Hadera

Faksi-Faksi Palestina: Aksi Heroik di Hadera adalah Balasan dan Penolakan terhadap Normalisasi

DISKUSI: