Kecam Pembunuhan Ilmuwan Iran, Pakistan Berharap Tak Terjadi Eskalasi Ketegangan

0
99

Islamabad, LiputanIslam.com –   Pemerintah Pakistan menyatakan belasungkawa atas tragedi pembunuhan ilmuwan Iran Muhsen Fakhrizadeh dalam sebuah serangan misterius yang Israel diduga sebagai dalangnya.

Juru bicara Kementerian Luar negeri Pakistan Zahid Hafeez Chaudhri dalam jumpa pers mingguan di Islamabad, Kamis (3/12/2020), mengatakan, “Kami menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada anggota keluarga Tuan Fakhrizadeh dan kepada rakyat Iran.”

Dia menambahkan, “Pakistan sangat mendesak semua pihak untuk menahan diri secara maksimal dan menghindari eskalasi ketegangan lebih lanjut di kawasan.”

Mohsen Fakhrizadeh, Kepala Organisasi Riset dan Inovasi Kementerian Pertahanan, dibunuh oleh teroris dalam serangan di daerah Damavand di dekat Teheran, ibu kota Iran, pada Jumat pekan lalu.

Menanggapi sebuah pertanyaan dalam jumpa pers tersebut Chaudhri mengatakan bahwa ketegangan di kawasan perlu diturunkan.

“Kami selalu memainkan peran dalam peningkatan hubungan antara Iran dan Arab Saudi, dan Perdana Menteri Imran Khan pun telah menawarkan jasa baiknya dalam hal ini,” lanjutnya.

Dia juga mengatakan, “Kami tetap berkomitmen untuk perdamaian di kawasan, dan upaya kami untuk mengurangi ketegangan serta menjaga persatuan di antara umat Muslim akan terus berlanjut.”

Ditanya mengenai proyek nuklir Iran dia mengatakan, “Kami percaya kebijakan keterlibatan dengan Iran harus lebih diutamakan daripada sanksi apapun, dan itulah mengapa kami mendukung JCPOA”.

JCPOA adalah nama untuk perjanjian nuklir Iran dengan beberapa negara terkemuka dunia, termasuk Amerika Serikat (AS), yang diteken pada tahun 2015, namun AS di bawah kepresidenan Donald Trump mengkhianati perjanjian itu dengan keluar darinya dan kemudian kembali menerapkan sanksi berat terhadap Iran.

Juru bicara Kementerian Luar negeri Pakistan menyebut JCPOA mewakili contoh yang baik tentang bagaimana masalah sulit dapat diatasi melalui keterlibatan diplomatik dan negosiasi.

“Semua pihak dalam JCPOA harus mematuhi komitmen yang dibuat berdasarkan perjanjian,” pungkasnya. (mm/irna)

Baca juga:

Intelijen Iran Telah Mengidentifikasi Para Terduga Pelaku Pembunuhan Ilmuwan Fakhrizadeh

Tegang dengan Iran, Israel Mulai Terima Kapal Perang Canggih dari Jerman

DISKUSI: