Kawanan Bersenjata Ini Mengaku Dilatih AS untuk Cari Informasi Menarget Pasukan Iran di Suriah

0
151

Palmyra, LiputanIslam.com –  Sejumlah pria bersenjata anggota kelompok “Mughawer Al-Thourah”, yang ditangkap oleh Pasukan Arab Suriah (SAA) di dekat Palmyra, Suriah, mengaku menerima pelatihan dari pasukan AS, dan mencari informasi mengenai mengenai pasukan Iran dan Rusia untuk dijadikan target serangan.

Dilaporkan sebelumnya bahwa tiga pria bersenjata ditangkap dan dipindahkan ke kota Palmyra setelah kelompok mereka terjebak di ladang ranjau.

Sejumlah militan yang ditahan itu mengaku telah dikirim untuk suatu misi yang antara lain menghimpun informasi tentang pasukan Rusia dan Iran di Suriah.

“Kami diajari cara menangani semua jenis senjata oleh pelatih Amerika. Semua senjata itu buatan Amerika. Saya melihat pelatih Amerika datang untuk pelatihan, tapi proses pelatihan dilakukan oleh warga Suriah. Orang-orang Amerika sendiri mengawasi dari jauh,… Pelatihan itu sulit, dan saya melanjutkan selama dua atau tiga jam, tidak kurang,” ungkap Abdullah Al-Mishwat, salah satu militan yang ditahan Pasukan Arab Suriah (SAA), seperti dikutip Al-Masdar, Selasa (14/7/2020).

Baca: Pesan Kesepakatan Militer Iran-Suriah: Teheran akan Buat Tel Aviv Membayar Mahal

Dia juga menyebutkan bahwa kelompoknya telah dilatih mengoperasikan senjata buatan AS, tapi dikirim untuk menjalankan misi dengan membawa senjata buatan Rusia.

Mughawer Al-Thourah adalah kelompok terbaru yang berafiliasi dengan Pasukan Kebebasan Suriah (FSA) yang didukung langsung oleh AS.

Baca: Bantah Ada Bocoran Informasi, IRGC Bersumpah akan Terus Berjuang Menuju Kemusnahan Israel

Mereka saat ini mengendalikan wilayah gurun di Zona Al-Tanf yang memungkinkan AS mempertahankan kehadirannya di lokasi yang tak jauh dari posisi pasukan yang didukung Iran di Palmyra. (mm/amn)

DISKUSI: