Kasus Covid-19 di Saudi Tembus Angka 41,000, UEA Dekati 20,000

0
129

Riyadh, LiputanIslam.com –  Kementerian Kesehatan Saudi menyatakan di negara kerajaan ini terjadi peningkatan jumlah kasus virus corona (Covid-19), namun dengan tingkat kematian yang tetap rendah.

Juru bicara kementerian itu, Mohamed Al-Abd Al-Aali, dalam konferensi pers kemarin, Senin (11/5/2020) merinci jumlah kematian sebanyak 255, yang merupakan 0,6% dari jumlah total kasus, dan dengan demikian tergolong rendah di antara rasio yang dipertimbangkan di negara-negara yang mengendalikan rasio ini.

Al-Aali menambahkan bahwa jumlah mereka yang sembuh hanya sekitar 30%  dari total jumlah kasus di negara ini.

Menanggapi pertanyaan tentang adanya peningkatan jumlah kasus dan penyebarannya setiap hari, dia  mengatakan bahwa pemantauan terkait erat dengan pemeriksaan yang diperluas, serta faktor-faktor lain, dan ketika ada pelanggaran terhadap protokol kesehatan dan larangan  berkerumunan maka akan cenderung muncul kasus-kasus baru.

Dia juga menyebutkan bahwa dalam beberapa hari terakhir telah terjadi peningkatan jumlah infeksi di kalangan perempuan dan anak kecil akibat adanya pelanggaran.

Senin lalu Saudi mengumumkan adanya 9 kematian dan 1966 infeksi baru sehingga jumlah total kasus mencapai 41,000.

Baca: Pejabat Bahrain Hentikan Tayangan Seminar Online Anti-Israel

Sementara itu, Kementerian Kesehatan Uni Emirat Arab (UEA), Selasa (12/5/2020), mengumumkan tercatatnya 783 kasus baru Covid-19 sehingga jumlah total kasus yang tercatat menjadi 19,661.

Kementerian itu menyebutkan bahwa telah dilakukan lebih dari 32.000 tes baru dengan tujuan deteksi dini dan pendataan kasus.

Baca: AS Bisa Saja Pindahkan Patriot dari Saudi ke Irak untuk Lindungi ISIS

Ootoritas kesehatan di UEA mencatat dua kematian warga negara asing sehingga total kematian menjadi 203, serta mencatat 631 kasus baru kesembuhan sehingga total kasus kesembuan menjadi 6012. (mm/rt)

DISKUSI: