Kairo Bantah Anggapan Israel Menang Perang Melawan Mesir, Ini Alasannya

0
137

Kairo, LiputanIslam.com –   Pemerintah Mesir membantah pernyataan beberapa media Barat yang menyebut Rezim Zionis Israel sebagai pemenang Perang Oktober 1973 atau yang juga lazim disebut Perang Yom Kippur.

Bantahan itu dinyatakan oleh Menteri Informasi Mesir Osama Heikal dengan mengatakan, “Peperangan itu dengan segala hasilnya, selagi Israel terpaksa meninggalkan Sinai yang semula diduduki maka ia kalah.”

Heikal menepis “apa yang dikatakan oleh para pemimpin Israel dan diulangi oleh saluran Ikhwanul Muslimin” bahwa Mesir dan Suriah mengejutkan Israel dengan serangan mendadak, tapi kemudian Israel menang dalam perang ini akibat adanya celah.

“ Ini sama sekali tidak dapat diterima secara militer dan politik, dan bertentangan dengan logika dan akal,” katanya dalam pernyataankepada media Mesir, Jumat (9/10/2020).

Dia menjelaskan,“Singkatnya, keberhasilan dan kegagalan adalah terkait dengan pencapaian tujuan, dan tujuan dari Perang Oktober adalah untuk bergerak ke depan dan membebaskan tanah sehubungan dengan perkembangan dan kemampuan angkatan bersenjata. Karena itu Israel lantas duduk bersama kami dalam negosiasi, padahal sebelum itu menolak mentah-mentah negosiasi apa pun. Dengan demikian Mesir mencapai tujuannya 100% dan mendapatkan kembali tanah yang diduduki.”

Dia menambahkan, “ Sedangkan tujuan Israel adalah untuk mempertahankan Sinai di bawah kendalinya, tapi  tidak mampu melakukannya. Jadi, keberhasilan dan kegagalan diukur dengan pencapaian tujuan.” (mm/raialyoum)

Baca juga:

Hizbullah: Perundingan Perbatasan Libanon dengan Israel Tak Ada Kaitannya dengan Normalisasi

Jihad Islami: Bangun Pangkalan di Yaman, Israel Tantang Poros Perlawanan

DISKUSI: