Jihad Islam Palestina: Tel Aviv akan Dibambardir jika Israel Melakukan Aksi Teror

0
274

Ziyad Nakhalah bersama Alm. Qasem Soleimani, mantan Komandan Pasukan Quds IRGC yang gugur diserang pasukan AS di Irak.

Gaza, LiputanIslam.com –  Sekjen faksi Jihad Islam Palestina (PIJ) Ziyad Al-Nakhalah menegaskan bahwa para pejuang Palestina siap membalas dengan menggempur kota Tel Aviv jika Rezim Zionis Israel melakukan aksi teror.

“Perang terbaru (Gaza-Israel 10-21 Mei 2021) telah membuat musuh, Zionis, berpikir seribu kali sebelum mengagresi Gaza, karena mereka tak akan sanggup membayar besarnya biaya dampak serangan ke Gaza,” ungkap Al-Nakhalah, Selasa (29/6).

“Sudah berlalu masa di mana (mantan perdana menteri Israel Ariel) Sharon dapat menyerang Gaza kapanpun dia menghendakinya. Dia telah sedemikian pongah sehingga dalam peristiwa serangan Zionis ke Libanon pada tahun 1982 dia bersumbar bahwa dengan pasukannya itu dia dapat masuk bahkan sampai ke Karachi (Pakistan),” imbuh Al-Nakhalah.

Sekjen PIJ, kelompok pejuang Palestina yang sangat dekat dengan Iran, menyebutkan bahwa sebagian besar senjata yang dimiliki faksi-faksi pejuang Palestina di Gaza adalah buatan lokal.”

“Kami terus berusaha menguasai sarana-sarana kekuatan, dan kami memotivasi bangsa kami untuk berjuang melawan musuh,” terangnya.

Ziyad Al-Nakhalah lantas menegaskan bahwa jika Israel sampai melakukan aksi teror terhadap tokoh Palestina di dalam maupun di luar negeri maka “kami akan membalasnya dengan membombardir Tel Aviv”.

Dia juga memastikan bahwa “Quds akan senantiasa ada untuk kami, Palestina”, dan bahwa spirit persatuan nasional adalah kunci kemenangan dalam perang melawan Rezim Zionis Israel. (mm/tasnim)

Baca juga:

Berkunjung ke Libanon, Pemimpin Hamas Jumpai Sekjen Hizbullah

Iran Sesalkan Israel Tak Masuk Daftar Pelanggar Hak Anak-anak

DISKUSI: