Jenderal Qaani, Sang Penerus Jenderal Soleimani, Sedang Berada di Suriah, Pertanda Apa?

0
173

Damaskus, LiputanIslam.com –  Pengamat politik dan militer Suriah Alaa Al-Asfari menduga akan terjadi eskalasi antara Suriah dan Iran di satu pihak dan Amerika Serikat (AS) di pihak lain di Suriah.

Kepada Radio Sputnik milik Rusia, Ahad (28/6/2020), Al-Asfari mengatakan bahwa kunjungan komandan Pasukan Quds Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran, Brigjen Esmail Qaani, ke kota Albukamal di Suriah timur mengindikasikan bahwa eskalasi baru akan terjadi.

“Kunjungan komandan Pasukan Quds ke Suriah datang atas permintaan Teheran,” katanya, sembari menyebutkan bahwa Damaskus telah setuju untuk menyambut kedatangan Qaani.

Pakar Suriah itu menambahkan, “Kunjungan Komandan Pasukan Quds Iran ke Suriah adalah ungkapan dukungan Iran untuk Suriah dalam perangnya terhadap organisasi teroris ISIS, yang telah mematahkan tulang punggung ISIS di berbagai wilayah Suriah, meskipun ada Amerika dan Israel (kepada ISIS). ”

Al-Asfari menyebutkan  bahwa segera setelah kunjungan itu, Angkatan Udara Israel membom situs milik Tentara Arab Suriah (SAA) di Deir Al-Zour.

Pada Sabtu malam lalu media Iran menerbitkan foto Qaani saat berada di Albukamal.

“Berdasarkan fakta bahwa Amerika Serikat dan Rezim Zionis berdiri di belakang ISIS, dapat dipastikan bahwa konspirasi mereka belum berakhir,” kata Qaani.

Penerus jenderal legendaris Iran Qassem Soleimani ini mengaku akan melanjutkan jalan yang telah ditempuh oleh para syuhada, terutama Soleimani yang telah gugur di tangan pasukan AS di Baghdad, Irak, pada Januari lalu.

“Kami adalah penggemar perjuangan, dan moralitas kami  merupakan alasan bagi kegagalan Amerika dan Israel dan eleminasi sisa-sisa ISIS,” tegasnya. (mm/amn/tasnim)

Baca juga:

Pakar Israel Ingin Tel Aviv Miliki Rudal Seakurat Rudal Iran

Tanggapan Waswas Lembaga Think Tank Israel atas Video Ancaman Hizbullah

 

DISKUSI: