Jenderal Purnawirawan Israel Sebut Hizbullah Berhasil Tundukkan Israel

0
467

Quds, LiputanIslam.com  Jenderal (purn.) Israel, Amir Avivi, menilai kelompok pejuang Hizbullah yang berbasis di Lebanon berhasil menundukkan Israel.

“Hizbullah berhasil menundukkan Israel dan memaksanya menerima syarat-syarat Libanon untuk kesepakatan antara Israel dan Libanon mengenai demarkasi perbatasan laut antara keduanya,” kata Avivi.

“Masyarakat Israel sedang menyaksikan preseden berbahaya berupa ancaman Hizbullah Lebanon, dan menyerahnya Tel Aviv terhadap ancaman ini, terutama menjelang pemilu parlemen Knesset, yang dijadwalkan berlangsung pada 1 November mendatang,” lanjutnya.

Avivi menyebutkan, “Ketenangan atau keheningan sementara tidak berarti apa-apa terkait strategi jangka panjang Israel.”

Sementara itu, media Israel melaporkan bahwa pemimpin oposisi Israel, Benjamin Netanyahu, getol menyerang Perdana Menteri Yair Lapid, dan menyebut penandatanganan perjanjian damarkasi maritim dengan Lebanon sebagai menyerahnya Israel kepada Hizbullah.

Netanyahu mengatakan, “Selama lebih dari satu dekade, pemerintah di bawah kepemimpinan saya tidak menyerah pada ancaman Nasrallah, dan kami tidak menerima perang. Sampai Lapid tiba. Dalam waktu tiga bulan, Lapid telah sepenuhnya menyerah pada semua tuntutan Hizbullah.”

Dia juga mengatakan, “Nasrallah mengancam Lapid bahwa dengan kekuatan senjata mereka akan memaksa Israel menyerah dalam negosiasi. Lapidpun takut dan menyerah.”

Sebelumnya, Lapid mengumumkan ihwal pencapaian “kesepakatan historis” dengan Lebanon. Di pihak lain, kantor kepresiden Lebanon menyatakan bahwa draf final untuk kesepakatan perbatasan maritim “memuaskan dan memenuhi tuntutan Lebanon”.  (mm/almayadeen)

Baca juga:

Sekjen Hizbullah: Kita Sedang Menyongsong Saat-Saat yang Menentukan Soal Perselisihan Perbatasan dengan Israel

Analis Israel: Tak Ada yang Bisa Analisis Isi Kepala Sekjen Hizbullah

DISKUSI: