Jenderal Israel: 80% Problema Israel Berasal dari Iran

0
247

Nazaret, LiputanIslam.com –  Mantan Ketua Dewan Keamanan Nasional Israel Mayjen Giora Eiland menyatakan bahwa 80% problema Israel berasal dari Iran, dan bahwa ancaman Iran mengharuskan kesiapan Israel menghadapi setidaknya dua skenario konfrontasi terbuka dengan Iran.

Dikutip Rai Al-Youm, Jumat (29/10), Eiland dalam artikelnya di surat kabar Israel Yedioth Ahronoth menyebutkan kemungkinan konfrontasi langsung Israel dengan Iran, dan bahkan dengan Hizbullah saja, sejauh ini masih kecil.

“Tapi di saat yang sama, tak ada pilihan bagi Israel kecuali memperbaiki daya pertahanannya, juga kemampuan ofensifnya di Iran sendiri, termasuk di bidang siber, sebagaimana ada kemungkinan bahwa lumpuhnya stasiun-stasiun bahan bakar di Iran dua hari lalu menunjukkan bahwa Israel tak mengabaikan bidang vital ini,” imbuhnya.

Eiland juga menyebutkan, “Dalam satu dekade terakhir Iran menjadi sumber sekira 80% problematika keamanan yang dihadapi Israel, di luar problemanya yang berasal dari Lebanon.”

Dia menjelaskan, “Kita dapat menentukan sedikitnya  empat ancaman langsung dari Teheran. Pertama, upaya Iran membentuk kekuatan militer di Suriah yang menyerupai Hizbullah. Kedua, sepak terjang Iran untuk menyerang Iran di bidang siber. Ketiga, kemampuan Iran dewasa ini menyerang Israel dengan rudal laut dan pesawat nirawak bersenjata, yang mencapai Suriah, Irak dan Yaman. Keempat dan prinsipal, senjata nuklir yang hendak diproduksi oleh Iran dalam jangka waktu relatif dekat.”

Jenderal Eiland menilai Iran dan AS tak dapat dijembatani, meski keduanya sama-sama mengaku beriktikad untuk kembali kepada perjanjian nuklir.

Dia lantas berkesimpulan bahwa banyaknya ancaman Iran mengharuskan kesiapan Israel menghadapi sedikitnya dua skenario konfrontasi terbuka dengan Iran sebagai berikut;

Pertama, serangan langsung rudal dan drone Iran, atau serangan milisi yang berada di bawah komando Iran.

Kedua, jika AS dan Iran memulihkan perjanjian nuklir ataupun tidak memulihkannya, dan Iran bahkan mengoyak perjanjian itu secara vulgar, Israel harus dapat menyerang fasilitas nuklir Iran. (mm/raialyoum)

Baca juga:

Hamas Serukan Unjuk Rasa Akbar Peduli Nasib Pemogok Makan Tahanan Palestina

Sistem Pertahanan Udara Iran Mengincar Jet Tempur Israel di Negara-Negara Poros Resistensi

DISKUSI: