Jenderal Iran: Tel Aviv dan Haifa akan Rata dengan Tanah, Palestina akan Bebas

0
35

Teheran, LiputanIslam.com  Militer Iran memperingatkan Israel bahwa bahwa Iran akan meratakan Tel Aviv dan Haifa dengan tanah jika Israel nekat menyerang Iran.

“Atas perintah Pemimpin Besar Revolusi (Ayatullah Ali Khamenei), kami akan meruntuhkan Tel Aviv dan Haifa untuk setiap kesalahan yang dibuat oleh musuh,” kata Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Kioumars Heydari dalam pidatonya di hadapan para kader militer Iran di kota Maragheh, Selasa (7/6).

Heydari menegaskan bahwa tanah Palestina yang diduduki Israel akan dapat dibebaskan dalam jangka waktu kurang dari 25 tahun.

“Hari ini, pencapaian militer dan pertahanan tentara Republik Islam Iran adalah duri di mata musuh,” sumbarnya.

Dia menambahkan, “Jangkauan drone dan rudal operasional Angkatan Darat telah meningkat.”

Menyinggung pangkalan drone strategis 313 yang terletak di bawah tanah, Heydari mengatakan semua peralatan tersebut ditujukan untuk meladeni serangan musuh, dan senjata ringan pasukan darat Iran pun juga sedang “diubah, diperbarui, dan dipribumikan.”

Para pejabat pemerintah dan petinggi militer Iran telah berulang kali melontarkan peringatan serupa terhadap negara-negara musuhnya, terutama Israel.

Peringatan terbaru itu mengemuka ketika seorang anggota Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran tewas dalam serangan teror oleh dua orang tak dikenal yang diduga sebagai agen Israel pada bulan lalu.

Surat kabar AS The New York Times pada 25 Mei mengutip pernyataan seorang pejabat intelijen bahwa Israel telah memberi tahu para pejabat AS bahwa Israel memang berada di balik pembunuhan itu.

Pada hari Senin lalu surat kabar Israel Haaretz dalam editorialnya menyatakan bahwa pembunuhan tokoh-tokoh Iran yang telah dikaitkan dengan Israel “tak berguna”,dan tak ubahnya “pengganggu lingkungan.” (mm/alalam/presstv)

Baca juga:

Dewan Gubernur IAEA Gelar Sidang, Ini Peringatan Iran terhadapnya

Rusia Nyatakan Dukungannya untuk Iran Hadapi Aliansi Barat

DISKUSI: