Rusia Nyatakan Dukungannya untuk Iran Hadapi Aliansi Barat

0
219

Moskow,LiputanIslam.com-Wakil Rusia di organisasi-organisasi internasional di Wina, Mikhail Ulyanov menegaskan bahwa Moskow menentang resolusi yang menyudutkan Iran di rapat Dewan Gubernur IAEA.

“Sebelum ini, sudah terlihat bahwa niat para partisipan Barat dalam perundingan Wina untuk mengesahkan resolusi anti-Iran di rapat Dewan Gubernur saat ini sangat membahayakan kesepakatan nuklir (JCPOA,)”tulis Ulyanov di laman Twitter-nya.

Ia menyinggung kemungkinan negara-negara Inggris, Prancis, Jerman, dan AS untuk membuat resolusi atas Iran di rapat Dewan Gubernur. ”Rusia sama sekali tidak akan menggabungkan diri dalam resolusi semacam ini,”tegasnya.

Sekjen IAEA, Rafael Grossi dalam pidato pembukaan rapat Dewan Gubernur IAEA mengklaim, Iran tidak memberikan penjelasan kepada IAEA terkait “tiga tempat yang belum diumumkan”.

Sebelum ini, Ulyanov mengabarkan bahwa masalah Iran kemungkinan besar akan dibahas oleh Dewan Gubernur IAEA pada Rabu 8 Juni.

Perundingan pencabutan sanksi di Wina telah berhenti sejak beberapa bulan. Sejak dimulainya perundingan ini, Pemerintah AS justru berusaha menuding berbagai pihak memperlambat laju perundingan dan menghalang-halanginya, alih-alih mengusulkan solusi praktis untuk kemajuan perundingan.

Salah satu sebab AS tidak melakukan tindakan yang seharusnya di perundingan Wina adalah penentangan para anggota Kongres dengan kebijakan Pemerintahan Joe Biden terkait JCPOA.

Di antara kritikan mereka adalah JCPOA tidak mencakup semua hal yang dipersengketakan Washington dengan Teheran. Di antaranya adalah aktivitas regional dan program rudal Iran.

Setelah mandeknya perundingan Wina, negara-negara Barat, terutama AS, dengan berbagai justifikasi menuding Iran sebagai pihak bersalah, alih-alih melaksanakan komitmen mereka demi menghidupkan kembali JCPOA. (af/fars)

Baca Juga:

TV Israel: Drone Iran Tak Kurang Bahayanya dari Nuklir Iran

Dilaporkan akan Kurangi Jumlah Pasukan di Suriah, Rusia Malah Sebar Sistem Pertahanan Udara

DISKUSI: