Teheran, LiputanIslam.com – Komandan Markas Besar Khatam ol-Anbia, Iran, Mayjen Gholam Ali Rashid memastikan Iran telah menjadi satu di antara tiga besar negara pencetak kemajuan besar dalam pembuatan pesawat nirawak (UAV/drone).
Dia berkata demikian di sela-sela kunjungannya ke sebuah pameran di provinsi Isfahan, di mana prestasi terbaru dari Angkatan Darat Angkatan Darat Iran dipamerkan.
“Tidak diragukan lagi, Iran sekarang ada di antara tiga kekuatan drone teratas dunia,” ujarnya, seperti dikutip Fars, Sabtu (10/9).
“Berfokus pada bidang drone seharusnya tidak menghalangi kita dari perencanaan operasional dan kemajuan di bidang pertempuran darat karena kekuatan darat yang kuat sangat penting bagi angkatan bersenjata dalam menghadapi ancaman,” imbuhnya.
Mengcau pada pencapaian pasukan darat yang ditunjukkan dalam pameran itu, dia mengatakan, “Hal berharga yang perlu dipertimbangkan adalah waktu yang terbatas antara menerima pesanan dan membuat produk yang diinginkan.”
Dia juga menuturkan, “Ini menunjukkan langkah besar Angkatan Darat dalam memperoleh teknologi canggih dan menggunakannya untuk menghadapi ancaman di masa depan. Kekuatan Angkatan Darat Iran telah tumbuh. Sekarang dilengkapi dengan baik, berdisiplin, terintegrasi, siap, dan mampu menekan agresor apa pun.”
Dia menambahkan, “Musuh memantau fitur Angkatan Darat kita untuk mengevaluasi kekuatan tempur Iran. Dengan meningkatkan kekuatan tempurnya, Angkatan Darat telah menciptakan deterensi.”
Mayjen Gholam Ali Rashid juga memastikan Angkatan Bersenjata Iran dan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) sebagai salah satu angkatan bersenjata tercanggih di dunia.
“Alhamdulillah, lompatan signifikan telah dibuat hari ini dalam menghadapi ancaman, dan jalur pertumbuhan dan evolusi ini harus dilanjutkan,” lanjutnya.
Mengenai peningkatan kekuatan rudal Angkatan Darat dalam beberapa tahun terakhir, dia menyebutkan rudal Iran mampu menyerang target dari jarak jauh dengan akurasi yang tepat.
Iran telah membuat kemajuan besar dalam mengembangkan berbagai tipe drone dan rudal serta mampu mengekspornya ke negara lain.
Para pejabat Iran telah berulang kali menekankan pihaknya tidak akan ragu untuk meningkatkan kemampuan militernya, termasuk kekuatan rudal dan drone, yang sepenuhnya dimaksudkan untuk pertahanan, dan bahwa kemampuan pertahanan Iran tidak akan pernah dirundingkan.
Doktrin militer Republik Islam menyatakan bahwa kemampuan bersenjata negara republik Islam ini semata-mata untuk tujuan defensif. (mm/fna)
Baca juga: