Jenderal Iran: Peristiwa Terbesar bagi Afghanistan adalah Hengkangnya Pasukan AS

0
366

Teheran, LiputanIslam.com –  Juru bicara Dewan Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran Brigjen Abolfazl Shekarchi menyatakan bahwa peristiwa terbesar bagi Afghanistan adalah hengkangnya tentara Amerika Serikat (AS).

“Peristiwa terbesar bagi Afghanistan adalah hengkangnya orang-orang AS,” ujar Shekarchi dalam wawancara dengan Al-Alam, Rabu (8/9).

Dia menilai bahwa AS bukan keluar dari Afghanistan, melainkan “kalah dan kabur dari sana”

Shekarchi menyebutkan bahwa keberadaan AS  alih-alih menciptakan keamanan justru menyebabkan banyak kehancuran dan instabilitas di kawasan.

“Afghanistan dan Irak adalah buktinya,” ungkapnya.

Dia menambahkan, “Pemerintahan apapun yang dibentuk di Afghanistan haruslah mencakup semua pihak dan menyediakan keamanan.”

Shekarchi juga mengimbau kepada pemerintahan baru Afghanistan agar tak membuka peluang bagi kembalinya AS, dan tidak pula menimbulkan efek negatif pada keamanan negara-negara jiran Afghanistan dan kawasan secara umum.

Menurutnya, perkembangan situasi di Afghanistan sejauh ini tidak membuat Iran menerapkan strategi baru.

Mengenai Yaman dia mengatakan bahwa AS dan Arab Saudi menuduh Iran sembari meremehkan bangsa Yaman yang telah mampu membuat senjata sendiri dalam melawan agresor.

“Iran membela bangsa-bangsa tertindas, tapi tak berarti mengirim senjata,” sambungnya.

Mengenai Israel, Shekarchi memastikan rezim Zionis itu tahu persis bagaimana kekuatan Iran sehingga tak akan berani dan mampu berhadapan dengan Iran.  Dia juga menyebutkan bahwa strategi yang ditetapkan oleh pendiri Republik Islam Iran Imam Khomaini ialah pemusnahan negara ilegal Israel.

Mengenai Suriah dan Irak,  juru bicara Dewan Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran mengatakan bahwa Iran memberikan nasihat militer kepada keduanya adalah karena ada permintaan resmi. Dia juga memastikan bahwa apa yang dilakukan Iran selama ini di kawasan Timur Tengah bukanlah “bertualang”, melainkan semata-mata berjuang untuk memulihkan keamanan. (mm/alalam)

Baca juga:

Laksamana Sunni Iran: Pertama Kali, Iran akan Membuat Mesin Propeller Sendiri

Ulama Sunni Lebanon: Dengan Bantuan Iran, Hanya Hizbullah yang Bantu Rakyat

DISKUSI: