Jenderal Iran: Pembunuhan Kolonel IRGC Tanda Kegagalan Musuh Menghadapi Poros Resistensi

0
65

Teheran, LiputanIslam.com  Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran Mayjen Mohammad Hossein Baqeri mengatakan bahwa pembunuhan perwira Korps Garda Rebolusi Islam (IRGC) Kolonel Hassan Sayyad Khodai menunjukkan kegagalan musuh melawan kekuatan Poros Resistensi.

Saat menyampaikan ucapan belasungkawa atas gugurnya  Khodai kepada Pemimpin Besar Iran Ayatullah Seyid Ali Khamenei serta keluarga berduka cita dan rakyat Iran, Selasa (24/5), Baqeri menegaskan bahwa pembunuhan itu tak akan dibiarkan berlalu begitu saja tanpa pembalasan.

Sembari memuji perjuangan Khodai  membela revolusi Islam serta kemapanan, martabat dan keamanan Iran, Baqeri menilai pembunuhan itu memperlihatkan absurditas pihak-pihak yang mengaku peduli HAM serta kesia-siaan musuh dalam berupaya menutupi ketidak berdayaan mereka di hadapan Poros Resistensi.

Seperti diketahui, Kol. Sayyad Khodai dibunuh oleh dua pengendara motor tak dikenal yang menembaknya sebanyak lima kali sebelum melarikan diri dari tempat kejadian pada Ahad lalu.

Dia diserang ketika hendak turun dari mobil di depan rumahnya di lingkungan timurTeheran, ibukota Iran. Tiga peluru mengena kepalanya dan dua peluru lain menerjang tangannya.

Presiden Seyed Ebrahim Raisi Senin lalu mengatakan bahwa “arogansi global” berada di balik serangan teror ini, dan bersumpah bahwa akan ada “pembalasan yang pasti” atas tumpahnya darah para syuhada.

Dia meminta otoritas kehakiman Iran untuk serius menindaklanjuti pembunuhan itu.

Panglima IRGC sendiri, Brigjen Hossein Salami, Selasa kemarin menegaskan bahwa pasukan elit Iran ini akan membalas darah anggotanya yang terbunuh. (mm/fna)

Baca juga:

IRGC Bersumpah akan Membalas Darah Anggotanya yang Terbunuh

Perwira IRGC Terbunuh, Iran Ciduk Jaringan yang Berafiliasi dengan Israel

DISKUSI: