Perwira IRGC Terbunuh, Iran Ciduk Jaringan yang Berafiliasi dengan Israel

0
94

Teheran, LiputanIslam.com  Pasukan keamanan Iran meringkus jaringan penjahat yang berafiliasi dengan dinas rahasia Israel, Mossad, ungksp Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).

Dalam sebuah pernyataan pada Ahad (22/5), IRGC mengatakan jaringan itu terlibat dalam tindakan kriminal antara lain berupapencurian, vandalisme yang menargetkan properti publik dan pribadi, penculikan, dan perolehan pengakuan palsu.

Tanpa memberikan rincian lebih lanjut, pernyataan itu menambahkan bahwa anggota jaringan itu ditangkap oleh anggota IRGC dan Kementerian Intelijen.

Di hari yang sama, perwira IRGC Kol. Hassan Sayyad Khodaei tewas ditembak dua pengendara motor tak dikenal di Teheran.

Kantor berita resmi Iran, IRNA, melaporkan insiden itu terjadi sekitar pukul 16.00 waktu setempat ketika korban turun dari mobilnya untuk memasuki rumahnya di lingkungan timur Teheran, ibukota Iran.

Korban terbunuh setelah dua pengendara sepeda motor menembaknya sebanyak lima kali sebelum kemudian melarikan diri dari tempat kejadian.

Lembaga pemberitaan IRIB melaporkan bahwa lima peluru bersarang di tubuh korban, tiga di kepala korban dan dua peluru lain di tangannya.

IRGC mengumumkan bahwa korban diserang oleh kawanan teroris elemen kontra-revolusi, dan tindakan yang diperlukan diambil untuk mengidentifikasi dan menangkap penyerang.

Kepala Pengadilan Teheran, Ali Alqasi, memerintahkan jaksa Teheran untuk mempercepat upaya mengidentifikasi dan menangkap mereka yang berada di balik tindakan kriminal ini.

Alqasi juga menekankan perlunya mempercepat tindakan hukum untuk mengidentifikasi para pelaku pembunuhan tersebut.

Website Nour News, yang dekat dengan Dewan Tinggi Keamanan Nasional Iran, di Twitter menyebut bahwa  pembunuhan anggota IRGC itu “salah perhitungan melewati garis merah yang akan mengubah banyak perhitungan.”

Nour News menambahkan bahwa “dalang dan agen kejahatan ini akan membayar harga yang mahal”.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Saeed Khatibzadeh menyatakan, “Musuh besar pendirian suci Republik Islam Iran sekali lagi mengungkapkan sifat jahat mereka melalui pembunuhan dan kemartiran seorang anggota IRGC.”

Dia menambahkan, “Kejahatan tidak manusiawi ini dilakukan oleh agen teroris yang berafiliasi dengan arogansi global, dan sayangnya, negara-negara yang mengaku memerangi terorisme justru bungkam dan mendukungnya.”

Dia juga menyebutkan bahwa Republik Islam Iran telah menjadi korban serangan teroris selama lebih dari empat dekade terakhir.

Khatibzadeh menyatakan para teroris berpikir bahwa mereka dapat menghalangi langkah maju “bangsa besar Iran menuju pencapaian cita-cita luhurnya , namun darah para martir ini menjamin kelangsungan hidup dan kemajuan bangsa dan negara ini.” (mm/alalam/presstv)

Baca juga:

Iran Luncurkan Pesawat Simorg Buatannya

Pakar AS: Iran Menang dalam Konflik dengan AS

DISKUSI: