Jenderal Iran: Para Zionis Tidur Berselimut Ketakutan di Malam Hari

0
112

Teheran, LiputanIslam.com –  Komandan Pasukan Quds Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran, Brigjen Esmail Qaani, menyebut Amerika Serikat (AS) dan kaum Zionis ketakutan melihat berkembangnya kekuatan faksi-faksi pejuang resistensi di Timur Tengah.

Dalam pidato pada sebuah seremoni yang dihadiri oleh para kader IRGC, Selasa (15/3), dia menegaskan, “Berdiri menghadapi kekuatan-kekuatan jahat adalah kebanggaan bagi kami, dan para Zionis tidur malam dalam kondisi takut dan cemas… Orang-orang Amerika sekarang takut terhadap faksi-faksi resistensi di kawasan, dan mengatakan, ‘Kami tak punya lagi pasukan tempur di Irak’.”

Menanggapi serangan rudal yang dilancarkan IRGC pada Ahad lalu terhadap sarang intelijen Israel di Erbil, Irak, penerus martir besar Iran Jenderal Soleimani itu mengatakan, “Para Zionis malas tidur karena ketakutan dan gemetaran di malam hari, takut bangun mendadak, dan mereka telah kehilangan sebagian tanah pendudukan.”

Menyinggung kekuatan Hizbullah Lebanon, dia mengatakan, “Pemuka resistensi Sayid Nasrallah telah berbicara secara terbuka mengenai produksi masif rudal dan drone Hizbullah Lebanon, dan ini sangat mengerikan dan mematikan bagi entitas Zionis.”

Mengenai Yaman, Esmail Qaani mengatakan, “Para pemuda tekad Yaman berkemampuan mengakses teknologi pembuatan senjata, perlengkapan militer, rudal dan drone, dan memperlihatkan resistensinya terhadap aliansi agresor.” (mm/alalam)

Baca juga:

Tiba di Rusia, Menlu Iran: Kami Kecam Perang, di Mana pun Terjadinya

Singgung Fatwa “Jihad Ekspalanasi”, Komandan Militer Iran Sebut Peran Besar Pasukan Drone

DISKUSI: