Jelang Perundigan Wina, Iran Pastikan akan Terus Mengembangkan Energi Nuklir

0
187

Teheran, LiputanIslam.com –  Asisten Menteri Luar Negeri dan perunding senior Iran Ali Bagheri Kani memastikan negara republik Islam ini akan terus melanjutkan aktivitas pengembangan energi nuklirnya dengan tanpa mengabaikan pasal-pasal perjanjian nuklir Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA).

“Tak adalah faktor apapun yang mendorong Teheran untuk mundur dari kebijakannya selagi pihak lain tak konsisten kepada perjanjian ini,” ungkapnya, Senin (22/11).

Mengenai negara musuh bebuyutan Iran, Bagheri Kani menjelaskan, “Tak ada pilihan bagi AS kecuali menerima realitas baru, dan bahwa kembali kepada perjanjian nuklir menuntut kehendak politik AS dan Eropa.”

Dia menyoal untuk apa Eropa terlibat dalam perundingan nuklir dengan Iran jika mereka masih tidak bisa mengambil sikap independen dari AS.

Sementara itu, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Saeed Khatibzadeh meminta Badan Tenaga Atom Internasioanl (IAEA) mempertahankan karakter teknisnya dan tidak tunduk kepada segala tekanan politik.

Mengenai perundingan nuklir Iran dengan sejumlah negara terkemuka dunia di Wina, Swiss, yang dijadwalkan menjelang akhir bulan ini Khatibzadeh menekankan bahwa perundingan ini harus berfokus pada pencabutan blokade AS terhadap Iran.

Dia menyebutkan ihwal dialog antara Iran dan negara-negara jirannya dengan mengatakan bahwa dialog ini harus terbatas pada tema-tema regional, sedangkan perundingan Wina adalah dialog yang semata dilakukan oleh pihak-pihak terkait. (mm/alalam)

Baca juga:

IRGC: Sembilan Kali Kami Menampar AS di Teluk Persia

Pertama Kali, Pejabat AS Ungkap Ihwal Serangan Iran ke Pangkalan Militer AS di Suriah

DISKUSI: