Jagad Medsos Saudi Dihebohkan oleh Usulan Penghapusan Gambar Pedang dari Benderanya

0
106

Riyadh, LiputanIslam.com –  Jagad media sosial Arab Saudi dihebohkan oleh usulan yang mencuat di tengah para netizen agar simbol pedang dari bendera hijau negara ini dihapus, karena menurut pengusulnya, antara lain mengandung pesan yang sudah tak relevan dengan isu kekinian.

Usulan itu dilontarkan oleh seorang penulis Saudi, Fahd Amir Al-Ahmadi, melalui halaman Twitter-nya.

“Saya mengusulkan penghapusan pedang dari bendera kita, Saudi, karena; pertama, tidak relevan dengan zaman kekinian kita; kedua, tidak serasi dengan firman Allah SWT: ‘Tiada paksaan dalam agama’; ketiga, untuk menafikan klaim-klaim kekerasan dan pembunuhan dari agama kita yang hanif,” cuit Al-Ahmadi, seperti dikutip Rai Al-Youm, Kamis (28/1).

Dia juga menyebutkan, “Bendera Saudi telah enam kali kali berubah, yang dua di antaranya tidak menyertakan pedang, sebagaimana terlihat jelas dalam gambar-gambar.”

Tak sepaham dengan usulan tersebut, seorang pangeran Saudi bernama Sattam bin Khalid bin Nasser Al- Saud menyatakan bahwa pedang sudah mengakar dalam sejarah Saudi, dan tak mesti mengesankan kekerasan.

“Pedang adalah simbol kekuatan dan keadilan, serta bagian yang mengakar dalam sejarah kita, maka kita tidak melupakan bahwa para raja kita mengangkat pedang dalam parade untuk mengekspresikan kekuatan, kemuliaan, dan kehormatan, dan banyak pemimpin dunia berpastipasi dengannya mengangkat pedang. Lantas apakah mereka mengklaim kekerasan, dan dengan dasar yang sama kita mengubah nama-nama dan sejarah kita serta slogan negara agar kita tak dituduh dengan kekerasan seperti diklaim?” ungkap pengeran tersebut. (mm/raialyoum)

Baca juga:

AS Bekukan Sementara Penjualan Senjata ke Saudi dan UEA

Menlu Iran Bicara Blak-Blakan Soal Arab Saudi dan Negara-Negara Arab Teluk Lain

DISKUSI: