[Video:] Israel Tangkap Dua dari Enam Tahanan Palestina yang Kabur, Roket Melesat dari Gaza

0
244

Nazaret, LiputanIslam.com –  Media Israel, Jumat (10/9), memublikasi video penangkapan dua di antara enam pria tahanan yang kabur dari Penjara Gilboa pada lima hari sebelumnya.

Dalam sebuah pernyataan, seorang juru bicara polisi mengatakan bahwa kedua pelarian itu ditangkap di Gunung Precipice, sebuah situs suci Kristen di dekat Nazareth.

Media Israel melaporkan bahwa kedua pria yang ditangkap adalah adalah Mahmoud Al-Arida dan Yaqub Al-Qaderi yang sama-sama anggota kelompok Jihad Islam Palestina.

Dalam video yang beredar di media sosial terlihat petugas Israel menempatkan dua pria di belakang kendaraan polisi yang terpisah.

Israel menggelar operasi perburuan besar-besaran terhadap enam tahanan yang pada Senin lalu berhasil kabur dari penjara Gilboa melalui terowongan yang digali di bawah wastafel di dalam sel.

Empat pelarian lainnya masih buron.

Serangan Roket dari Gaza

Sumber-sumber Palestina pada Jumat malam melaporkan bahwa sirine berbunyi di Ashkelon, Israel (Palestina pendudukan 1948).  Sedangkan sumber-sumber Israel menyatakan bahwa sebuah roket telah ditembakkan dari Jalur Gaza ke arah permukiman Israel.

Tembakan roket ini terjadi tak lama setelah polisi Israel menangkap dua tahanan Palestina tersebut, dan Israel menghadapinya dengan sistem rudal Kubah Besi.

Saluran 13 Israel melaporkan bahwa Kubah Besi telah mencegat sebuah rudal di angkasa Ashkelon. Seorang warga Israel mengaku mendengar suara ledakan-ledakan setelah sirine dibunyikan, sementara jubir militer Israel mengaku berhasil merontokkan roket tersebut.

Warga Israel Tembak Tiga Bocah Palestina

Seorang warga Israel melepaskan tembakan dengan peluru tajam pada tiga anak Palestina di Tepi Barat.

Para saksi mata mengatakan bahwa seorang warga Zionis Israel mendatangi Persimpangan Distrik Al-Ram di utara Quds dan kemudian melepaskan tembakan ke arah tiga anak Palestina yang berusia sekitar 13-14 tahun.

Satu Warga Palestina Gugur

Satu orang Palestina gugur syahid ketika berusaha menyerang polisi Israel dengan senjata tajam di Kota Lama Quds. Polisi Israel menyatakan bahwa orang Palestina ditembak ketika bermaksud menikamkan pisaunya.

Sebelumnya, ratusan orang Palestina berkonsentrasi di halaman Masjid Al-Aqsa untuk memperlihatkan solidaritas mereka kepada enam tahanan Palestina yang kabur.

Aksi dukungan kepada para pelarian Palestina meningkat setelah polisi Israel menangkap sebagian kerabat mereka.

Warga Palestina di wilayah pendudukan Tepi Barat dan Quds Timur turun ke jalan untuk memperlihatkan solidaritas mereka dengan tahanan Palestina dan memrotes hukuman terhadap mereka.

“Para tahanan di penjara Palestina merindukan kebebasan. Mereka ingin menjalani hidup mereka. Mereka bukan penjahat biasa, melainkan patriot yang berjuang untuk kebebasan,” kata Muhammad Khabeisa kepada Al Jazeera.

Dia menambahkan, “Israel telah menempatkan orang Palestina di penjara dengan pendudukan tanah mereka. Ketika Palestina mengangkat senjata, dunia menyebut kami teroris dan ketika kami meletakkan senjata dan melawan dengan damai, Israel membunuh kami.”

Dukungan kepada para pelarian Palestina juga dilakukan oleh orang-orang Palestina, termasuk perempuan dan anak-anak kecil, di selatan Damaskus, ibu kota Suriah, dengan menggelar pawai akbar.

Sebelumnya, faks-faksi pejuang Palestina mengumumkan “Jumat amarah” dan menyerukan kepada orang-orang Palestina di manapun untuk berunjuk rasa mengecam semakin buruknya perlakuan Israel terhadap para tahanan Palestina menyusul kaburnya enam tahanan Palestina dari Penjara Gilboa yang dikenal sangat ketat.(mm/alalam/aljazeera/wafa)

Baca juga:

300 Tahanan Anggota Jihad Islam Dipindahkan ke Berbagai Penjara

Kutuk Perlakuan Israel terhadap Tahanan Palestina, Hamas Serukan Aksi “Amarah Jumat”

DISKUSI: