Israel Serangan Pos Hizbullah, Sayid Nasrallah Masih Enggan Berkomentar

0
77

Beirut, LiputanIslam.com –  Militer Israel mengaku telah melancarkan serangan udara terhadap pos-pos pantau Hizbullah di Lebanon selatan, Rabu (26/8/2020), setelah mendapat tembakan dari arah wilayah Libanon pada malam sebelumnya.

Sebelumnya, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengumumkan  bahwa “insiden keamanan” sedang berlangsung di sekitar Manara dekat perbatasan Garis Biru yang ditetapkan PBB di antara kedua negara.

“Dalam kegiatan operasional di Israel utara tadi malam, terjadi tembakan dari Lebanon ke arah pasukan IDF,” tulis militer Israel di Twitter.

“Kami menanggapi dengan tembakan, dan jet tempur kami menghantam pos pengamatan Hizbullah di dekat perbatasan. Ini adalah peristiwa yang parah dan kami tetap siap untuk memerangi ancaman apa pun terhadap perbatasan kami,” lanjutnya.

IDF juga mengaku telah mengerahkan bom suar, bom asap, dan tembakan langsung setelah mendapat tembakan dari sisi perbatasan Lebanon tanpa ada tentara Israel yang terluka dalam insiden itu.

Dalam pernyataan yang disiarkan televisi Rabu malam, pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah menyebut gejolak di perbatasan itu masalah “krusial dan sensitif”, namun dia enggan berkomentar lebih lanjut “untuk saat ini”.

Insiden tersebut terjadi setelah Hizbullah pada Sabtu lalu mengumumkan pasukannya telah menembak jatuh drone Israel yang terbang di atas Garis Biru.

Israel dan Lebanon secara teknis masih berperang, sementara pasukan PBB UNIFIL ditugaskan untuk memantau gencatan senjata. (mm/alalam/aljazeera)

Baca juga:

Israel Nyatakan Terjadi “Insiden Keamanan” di Perbatasannya dengan Libanon

IRGC: Israel Tak Dapat Melindungi UEA

DISKUSI: