IRGC: Israel Tak Dapat Melindungi UEA

0
157

Teheran, LiputanIslam.com –  Pasukan elit Iran menegaskan Israel tidak dapat melindungi dirinya sendiri sehingga tidak dapat pula memberikan keamanan kepada Uni Emirat Arab (UEA) maupun negara-negara Arab Teluk Persia lainnya.

Hal tersebut dinyatakan oleh Wakil Panglima Pasukan Quds Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), Brigjen Muhammad Hijazi kepada saluran TV Al-Masirah yang berbasis di Yaman, Selasa (25/8/2020).

“Normalisasi Emirat-Israel tidak ada nilainya. Normalisasi terbuka ini telah menyingkap tabir dari wajah Emirat dan menyoroti sifat ketidaksepakatan mereka dengan Republik Iran dan jalan yang mereka ikuti,” ujarnya.

Dia memastikan kebijakan normalisasi itu “akan menempatkan entitas Zionis dan juru ketik lebih dalam lingkaran ketidakamanan.”

Sebelumnya, peringatan serupa juga dinyatakan oleh Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif. Dia mengatakan bahwa UEA memulihkan hubungan dengan Israel demi memperoleh rasa aman.

“Uni Emirat Arab telah beralih ke Israel untuk membeli keamanan, sementara Israel tak dapat menjaga keamanannya sendiri,” katanya, Senin.

Dia memperingatkan bahwa negara-negara kawasan harus menyadari bahwa keamanan ada di tangan mereka sendiri dan harus digalang oleh mereka sendiri, bukan dengan mengupah pihak asing.

Israel dan UEA belum lama ini diumumkan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah mencapai kesepakatan untuk menjalin hubungan resmi di antara keduanya.

Dalam  pernyataan bersama dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Putra Mahkota Abu Dhabi Mohammed bin Zayed, Trump menyatakan bahwa mereka berharap “terobosan bersejarah ini akan mengarah pada kemajuan proses perdamaian di Timur Tengah.”

Perkembangan ini memicu kecaman luas dari publik Arab dan terutama dari faksi-faksi Palestina sendiri, termasuk Fatah, Hamas, dan Jihad Islam. (mm/amn/fna)

Baca juga:

Menlu Iran: UEA Tak Bisa Membeli Keamanan Melalui Pemulihan Hubungan dengan Israel

Iran akan Segera Memiliki Rudal “Pemecah Hambatan Suara”

DISKUSI: