Israel Serang Damaskus, Dua Orang Terbunuh

0
184

Damaskus, LiputanIslam.com –  Sedikit dua orang terbunuh dan tujuh tentara terluka akibat serangan Israel ke posisi tentara Suriah di selatan Damaskus pada Senin malam (31/8/2020), sebagaimana dilaporkan kantor berita Suriah, SANA, yang mengutip keterangan sumber militer.

“Musuh, Zionis, melancarkan serangan udara dari arah wilayah pendudukan Golan Suriah ke beberapa posisi militer kami di selatan Damaskus, dan sistem pertahanan udara kami menghadapinya serta menjatuhkan sebagian besar rudal sebelum mencapai target,” ungkap sumber itu.

Observatorium Suriah untuk HAM (SOHR) melaporkan bahwa serangan Israel menjangkau barat daya Damaskus dan provinsi Daraa utara di Suriah selatan.

Direktur SOHR mengatakan kepada AFP bahwa serangan itu ditujukan ke posisi-posisi Hizbullah dan kelompok-kelompok Suriah yang bersekutu dengannya.

Pada minggu pertama Agustus, Damaskus mengumumkan bahwa pertahanan udaranya telah menghadapi serangan udara Israel, sementara Israel sendiri mengaku menerbangkan jet tempurnya di Suriah selatan, dan menyebutnya “balasan atas operasi penanaman alat peledak yang digagalkan” di selatan Dataran Tinggi Golan.

Israel jarang mengaku melancarkan serangan di Suriah, namun acapkali menegaskan akan terus melawan apa yang disebutnya sebagai upaya Iran menggalang eksistensi militernya di Suriah dan untuk mengirim senjata canggih ke Hizbullah yang berbasis di Libanon.

Dalam beberapa pekan terakhir Lebanon diwarnai ketegangan antara Hizbullah dan Israel menyusul terbunuhnya satu anggota senior Hizbullah akibat serangan Israel ke Damaskus.

Pada Ahad lalu Sekjen Hizbullah Sayid Hassan Nasrallah bersumpah akan membalas darah anggota Hizbullah yang terbunuh.

“Orang Israel harus mengerti: Ketika Anda membunuh salah satu mujahid kami maka kamipun akan membunuh satu tentara Anda,” ancamnya.

Rabu pekan lalu tentara Israel mengaku telah membom pos pantau Hizbullah di dekat perbatasan Lebanon-Israel (Palastina pendudukan 1948) sebagai balasan atas tembakan Hizbullah pada malam hari. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengancam akan memberikan balasan “kuat” jika terjadi serangan baru dari Lebanon. (mm/raialyoum)

Baca juga: 

Iran Diduga Kerahkan Sistem Pertahanan Udaranya di Dekat Perbatasan Suriah-Lebanon

Nasrallah: Gerakan Asing Anti-Hizbullah Kali Ini Terparah Dalam 50 Tahun Terakhir

DISKUSI: