Israel Sebut Rusia Ada di Balik Kegagalan Serangan Israel ke Suriah

0
409

TelAviv, LiputanIslam.com –  Media Israel melaporkan bahwa Rusia ada di balik kegagalan serangan udara Israel ke kawasan selatan Aleppo yang terjadi pada Senin malam lalu.

Wakil Kepala Pusat Rekonsiliasi Rusia di Suriah, Laksamana Muda Vadim Kolet, Selasa lalu untuk pertama kalinya angkat bicara secara detail mengenai serangan tersebut. Dia mengatakan bahwa serangan itu dilancarkan Israel dengan menggunakan empat unit jet tempur F-16.

Vadim Kolet juga menjelaskan bahwa tak seperti sebelumnya di mana Israel biasa melanggar zona udara Libanon dalam menyerang Suriah, kali ini pasukan udara Zionis melancarkan serangan melalui wilayah Yordania, namun sistem pertahanan udara Suriah yang dilengkapi dengan rudal Rusia telah menangkis serangan terbaru Israel tersebut.

Situs berita militer Debka milik Israel, Kamis (22/7), mengutip pernyataan sumber-sumber militer Zionis bahwa dengan pernyataan itu Rusia secara tidak langsung mengaku mulai campur tangan.

Menurut sumber-sumber itu, tindakan Rusia tersebut memiliki tiga pesan untuk Israel sebagai berikut;

Pertama, peringatan kepada Israel bahwa sistem radar Rusia di Suriah berkemampuan mendeteksi segala bentuk penerbangan pesawat Israel yang akan masuk ke Suriah melalui Yordania.

Kedua, Rusia menempatkan sistem rudal Pantsir, S-300 dan S-400 di Suriah untuk menghadapi serangan rudal Israel.

Ketiga, pesan Rusia secara khusus untuk Perdana Menteri Israel Naftali Bennett bahwa Bennett tak akan dapat menyerang posisi-posisi tentara Suriah dan sekutunya, dan bahwa kesepakatan strategis Rusia-Israel di masa jabatan Benjamin Netanyahu sebagai perdana menteri Israel sudah dibatalkan sehingga selanjutnya Rusia akan mematahkan segala bentuk serangan udara Israel ke Suriah.

Berdasarakan kesepakatan di masa Netanyahu itu Rusia tidak akan campur tangan apabila Israel menyerang Suriah. (mm/alalam)

Baca juga:

Rusia: Pertahanan Udara Suriah Rontokkan Tujuh Rudal Israel

[Video:] Serangan Udara AS Tewaskan Tiga Orang di Suriah

DISKUSI: