Israel Sebut Kekuatan Hamas Membengkak Pasca Perang “Pedang Quds”

0
272

TelAviv, LiputanIslam.com –  Eli Sharvit, seorang komandan yang belum lama ini pensiun dari Angkatan Laut (AL) Israel, menyatakan bahwa kekuatan militer faksi-faksi pejuang Palestina, terutama Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas), membengkak pasca perang “Pedang Quds” pada bulan Mei lalu.

Dikutip kantor berita Sama milik Palestina, Sharvit mengatakan, “Sejak perang pada Mei lalu, kekuatan Hamas kembali meningkat dengan sangat pesat.”

Dia mengklaim bahwa sejak perang tahun 2014 AL Israel beranggapan bahwa mereka dapat mengatasi militan Palestina, namun perang ini mengubah anggapan ini.

Dalam perang 2014 militan Palestina memperlihatkan kemampuannya yang prima dalam konfrontasi darat, laut dan udara melawan Israel, sementara Israel dalam perang yang berlangsung selama 51 hari tersebut gagal meraih tujuannya.

Ya’akov Peri, mantan kepada badan keamanan Israel Shin Bet, mengatakan, “Perang ini sama sekali tak memiliki  pendekatan militer, dan apa yang kita perlukan sekarang ialah menuju opsi solusi politik.”

Sharvit menyinggung peristiwa penyusupan empat pejuang Palestina ke kawasan pantai Zikim di selatan Israel (Palestina pendudukan 1948) dan menyebutnya sebagai pelajaran bagi Israel, terutama AL-nya.

Sharvit kemudian menyinggung kelompok pejuang Hizbullah Lebanon dengan menyebutnya memiliki puluhan atau bahkan ratusan rudal khusus untuk menyerang AL Israel.

Di bagian akhir dia mengatakan bahwa jika terjadi perang Israel dengan Hizbullah dan Gaza maka Tel Aviv mau tidak mau akan menghentikan aktivitas di pelabuhan Haifa dan Ashdod demi menghindari serangan. (mm/fna)

Baca juga:

Takut Dibalas Telak, Israel Tak Berani Serang Konvoi Minyak Iran di Lebanon

Soal Pengiriman Minyak Iran ke Lebanon, New York Times: Hizbullah Cundangi AS

DISKUSI: