Israel Perkirakan akan Diserang 2000 Rudal/Hari Jika Pecah Perang dengan Hizbullah

0
278

Quds, LiputanIslam.com –   Seorang perwira tinggi Israel  memperkirakan negaranya akan diserang 2000 rudal/hari apabila pecah perang dengan kelompok pejuang Hizbullah Lebanon.

Dikutip RT, Ahad (17/10), dalam wawancara dengan AFP, Mayjen Ori Gordin mengatakan bahwa dalam perang terbaru Israel dengan Gaza, kota-kota di Israel seperti Tel Aviv dan Ashdod telah mendapat serangan dengan “rudal dalam jumlah terbesar” sejak Israel berdiri.

Komandan front dalam negeri Israel ini menambahkan, “Kami menduga bahwa jika pecah konflik atau perang dengan Hizbullah maka  akan terjadi penembakan setidaknya lima kali lipat jumlah rudal itu dari Lebanon ke arah Israel per hari.”

Dalam wawancara terpisah dengan AFP, satu sumber keamanan Israel mengatakan bahwa tentara negara ini menghendaki “stabilitas” di Lebanon, namun dia juga mengklaim bahwa Hizbullah merupakan “sumber instabilitas yang mengeksploitasi sumber daya negara untuk kepentingan Iran”.

Dia juga menyebut “Iran makin dekat dengan produksi bahan-bahan fisil yang diperlukan untuk membuat senjata nuklir”, namun masih memerlukan waktu dua tahun untuk memroduksi senjata pemusnah massal itu.

Dalam perang Israel-Gaza pada Mei lalu, Israel dilaporkan dapat menangkis sebagian besar hujan rudal dari Gaza, namun sekira 300 rudal Gaza telah jatuh di berbagai kawasan berpenghuni di wilayah Israel. (mm/rt)

Baca juga:

Buntut Kerusuhan Berdarah di Beirut, 20 Orang Diringkus

Atwan: Konspirasi AS-Israel untuk Picu Konflik Sektarian di Timteng akan Gagal

DISKUSI: