Israel: Pengibaran Bendera Palestina oleh Timnas Maroko di Qatar Tak Mewajili Raja Mohammad VI

0
219

Quds, LiputanIslam.com   Israel berupaya menebar berita simpang siur tentang timnas sepak bola Maroko di Piala Dunia Qatar dengan mengklaim bahwa pengibaran bendera Palestina oleh timnas itu merupakan ekspresi pemain Maroko yang bermain di Liga Saudi, dan bukan mencerminkan kebijakan Raja Mohammed VI dari Maroko.

Dikutip Rai Al-Youm, Ahad (11/12), Wakil Duta BesarIsrael untuk Maroko, Eyal David, dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Israel Yedioth Ahronoth mengaku telah bertanya kepada para pejabat pemerintah Maroko tentang timnas Maroko yang membawa bendera Palestina di Piala Dunia, dan mereka menjelaskan kepadanya bahwa tindakan itu tidak mewakili kehendak Raja Mohammad VI.

“Saya bertanya kepada para pejabat di pemerintahan Maroko, dan mereka menjelaskan kepada saya bahwa pengibaran bendera Palestina oleh timnas itu tidak mewakili kehendak raja, melainkan merupakan inisiatif salah satu pemain yang bermain di Liga Saudi,” ujar David.

Fakta menunjukkan bahwa seandainya pun pengakuan David bahwa dia menghubungi para pejabat pemerintah Maroko itu benar,  namun pemain Maroko dari Liga Eropa adalah orang pertama yang membawa bendera Palestina dan kemudian para pemain lain mengibarkannya di sisa pertandingan, dan para suporter Maroko pun membawanya di tribun.

Israel dan kelompok pendukungnya di Maroko, yang jumlahnya terbatas, sangat prihatin karena pertandingan sepak bola Piala Dunia telah menghidupkan kembali perjuangan Palestina di jalanan Maroko, dan menjadi sebentuk kudeta terhadap Kesepakatan Abraham.

Sebuah gerakan pro-Israel di Maroko mencoba menebar ilusi ihwal kepergian sejumlah orang Israel ke Qatar untuk mendukung timnas Maroko, serta adanya perayaan kemenangan Maroko di Israel,  tapi kemudian terungkap bahwa berita itu palsu.

Dalam beberapa video yang hendak dipromosikan oleh tentara Israel terlihat para tentara perempuan Israel menyokong tim nasional Maroko, padahal tentara yang sama melarang orang Palestina merayakandan mengibarkan bendera Maroko.

Media internasional mencatat bahwa 32 negara mengikuti pertandingan di Qatar, dan 1 negara lain, yaitu Palestina dengan benderanya, selalu hadir di setiap pertandingan dan mendapat banyak simpati. Hal ini mendorong media Israel untuk mengatakan bahwa Piala Dunia telah menunjukkan kegagalan Kesepakatan Abraham.

Orang-orang Palestina menyoraki tim Maroko seolah-olah mereka timnas Palestina serta mengibarkan bendera Maroko, sebagaimana negara-negara Arab dan Islam lainnya merayakan  keberhasilan timnas Maroko lolos masuk ke babak semifinal.

Menurut Rai Al-Youm, apa yang disebutkan oleh media Israel itu, apalagi Rezim Zionis tidak membantah pernyataan Eyal David, sangat menodai Maroko dan rajanya, serta merupakan upaya mengusik solidaritas dunia Arab dan Islam dengan Maroko. (mm/raialyoum)

Baca juga:

Timnas Maroko Kibarkan Bendera Palestina di Qatar, Begini Kekecewaan Sejarawan Israel

Harian Zionis: Orang-orang Palestina Semakin Berani Hadapi Israel

DISKUSI: