Israel Mengancam Iran Terkait Pembakaran Kedubes AS di Irak

0
141

Quds, LiputanIslam.com –  Menteri Luar Negeri Israel Israel Katz mengancam Iran dengan “kekuatan besar” jika negara republik Islam itu “menyeret” Israel  terkait dengan insiden penyerbuan Kedubes AS di Baghdad.

“Iran melakukan kesalahan besar dengan mencoba melukai diplomat AS di Irak. Kami menyerukan kepada masyarakat internasional untuk berdiri teguh melawan kejahatan rezim pembunuh di Teheran,” tegas Katz dalam sebuah wawancara dengan Army Radio, Rabu (1/1/2020).

Dia mengaitkan insiden di Baghdad itu dengan apa yang disebutnya serangan terhadap misi-misi diplomatik di seluruh dunia, termasuk pemboman kedutaan Israel di Buenos Aires yang menewaskan 29 orang pada tahun 1992 dan Hizbullah Libanon dia tuding sebagai pelakunya.

Dia mengklaim Iran berkemungkinan menyerang kepentingan Israel berikutnya, meskipun dia mengakui kemungkinan itu kecil.

“Ada kemungkinan – peluangnya tidak tinggi, tetapi itu ada – bahwa Iran dapat membahayakan Israel dan menyeret kita ke ini,” ujarnya.

Baca: Video: AS Kerahkan Marinir ke Baghdad untuk Lindungi Kedubesnya di Baghdad

Dia kemudian menegaskan, “Pasti jelas bagi mereka bahwa kita akan merespons dengan kekuatan besar terhadap serangan apa pun.”

Ancaman ini dia nyatakan karena dalam peristiwa sebuan ke Kedubes AS di Baghdad yang terjadi pada Selasa lalu massa demonstran Irak juga meneriakkan yel-yel anti Israel.

Baca: Ayatullah Khamenei Kutuk Serangan Udara AS Terhadap Hizbullah Irak

“Jika Iran berusaha melibatkan kami dalam masalah ini, setelah para pengunjuk rasa meneriakkan slogan-slogan kematian bagi Israel, maka kami akan meresponnya dengan kekuatan besar. Saya sarankan kepada Iran untuk tidak menguras kesabaran kami,” ancamnya.

Mengenai bagaimana bentuk respon Israel, dia mengatakan, “Saya mengusulkan reaksi balasan di dalam Iran sendiri, bukan di Irak ataupun Suriah.” (mm/timesofisrael/raialyoum)

DISKUSI: