Israel Lancarkan Serangan Sengit ke Libanon Selatan dan Suriah

0
1032

Beirut, LiputanIslam.com –   Media Libanon melaporkan bahwa pasukan Rezim Zionis Israel telah melancarkan serangan sengit ke wilayah pertanian Sheeba di Libanon selatan. Bersamaan ini dengan ini Israel juga melancarkan serangan lagi ke Suriah.

Kantor berita Libanon, NNA, Selasa (16/3), tanpa rincian lebih jauh melaporkan, “Artileri Israel membom perkebunan di wilayah pendudukan  Pertanian Sheeba dengan roket-roket kaliber berat berdiameter 155 mm.”

Saluran Al-Jadid di hari yang sama memberitakan bahwa reporternya mengaku mendengar
“suara-suara ledakan yang mendentum dari waktu ke waktu, pagi hari ini, dan bergema di kawasan perbatasan akibat manuver-manuver artileri yang dilakukan oleh tentara musuh, Israel, di kedalaman daerah-daerah penduduk Pertanian Sheeba dan Dataran Tinggi Golan”.

Senin lalu Menteri Pertahanan Israel Benin Gantz mengatakan bahwa Iran berupakan bahaya global bagi stabilitas kawasan dan ancaman bagi negara Israel. Karena itu dia menekankan bahwa bagi Israel “perang harus menjadi opsi terakhir, tapi harus selalu siap.”

Komandan Front Internal militer Israel Uri Gordin dalam konferensi pers di Quds (Yerussalem) mengatakan, “Israel terancam serangan 2000 misil perhari dalam perang melawan Hizbullah Libanon di masa mendatang”.

Dia menambahkan, “Musuh kami ada berbagai front, dan mereka harus tahu bahwa jika diperlukan maka kami akan menggerakkan pasukan tangguh yang tak ada bandingannya.”

Sementara itu, kantor berita Suriah, SANA, melaporkan bahwa pertahanan udara negara ini telah mencegat “agresi Israel” di pinggiran Damaskus dan merontokkan beberapa rudal negara ilegal Zionis itu di angkasa Damaskus selatan.

SANA menyebutkan bahwa suara-suara ledakan yang terdengar di sekitar Damaskus adalah karena “pertahanan udara kita mencegat agresi Israel ke kawasan selatan”. (mm/raialyoum/alalam)

Baca juga:

Badan Keamanan Israel Peringatkan agar Tidak Berkonflik dengan Iran

Military Watch Magazine: Suriah Lancarkan “Serangan Telak” terhadap Turki dengan Rudal Korut

DISKUSI: