TelAviv, LiputanIslam.com – Surat kabar Times of Israel mengutip pernyataan sumber-sumber intelijen bahwa pasukan Zionis Israel sedikitnya sudah dua kali berupaya membunuh komandan sayap militer Hamas Brigade Ezzeddin Al-Qassam, Mohammad Al-Dhaif, tapi gagal.
Surat kabar Israel itu menyebutkan bahwa upaya tersebut dilakukan dalam sembilan hari terakhir namun Al-Dhaif selamat, dan rezim Zionis semula melarang pemberitaan mengenai hal ini tapi kemudian memperkenankannya sejak Selasa malam (18/5).
Tidak disebutkan rincian mengenai serangan-serangan yang dilakukan Israel untuk menghabisi Al-Dhaif.
Dikutip saluran 12 milik Israel, sumber-sumber militer Zionis menyebutkan bahwa Israel masih berusaha mengincar Al-Dhaif serta para petinggi faksi-faksi bersenjata Palestina lainnya, terutama Hamas.
Menurut saluran ini, para petinggi militer Israel telah memberitahu Perdana Menteri Benjamin Netanyahu bahwa “situasi sekarang memberi peluang untuk menghabisi Al-Dhaif dan para tokoh terkemuka lain”.
Pihak Israel maupun Hamas sama-sama membantah laporan media bahwa kedua pihak telah mencapai kesepakatan untuk gencatan senjata yang akan diterapkan pada 20 Mei. (mm/raialyoum)
Berita Terkait: