Israel Perpanjang Status Darurat di Kota Lod 48 Jam Lagi

0
180

TelAviv, LiputanIslam.com –   Rezim Zionis Israel memperpanjang status darurat di kota Lod selama 48 jam lagi, menurut pernyataan kantor Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz, Selasa (18/5).

Sehari sebelumnya, polisi Israel mengumumkan pihaknya telah menangkap tujuh orang Palestina di dalam Garis Hijau kota Lod karena diduga terlibat dalam berbagai aksi kerusuhan dan bentrokan di berbagai kota di dalam wilayah Israel.

Sumber rumah sakit Israel menyebutkan bahwa  satu orang Israel tewas setelah menderita luka akibat serangan para pemuda Arab di Lod sehingga jumlah orang Israel yang tewas bertambah menjadi 11 orang selama terjadi eskalasi Palestina-Israel yang bermula sejak 8 Mei.

Eskalasi itu dipicu oleh konfrontasi antara warga Palestina dan kaum Zionis Israel di komplek Masjid Al-Aqsa dan lingkungan Sheikh Jarrah di kota Quds (Yerussalem) di mana Israel melakukan beberapa tindakan untuk mengusir beberapa keluarga Palestina sehingga direaksi oleh para pejuang Gaza dengan penembakan roket ke wilayah Israel.

Pada 10 Mei pasukan Israel mulai melancarkan serangan udara secara masif ke Jalur Gaza. Mereka mengklaim telah menggempur ratusan target milik Hamas dan Jihad Islam Palestina (PIJ).

Otoritas Kesehatan Palestina melaporkan bahwa lebih dari 200 orang Palestina, termasuk 59 anak kecil, terbunuh dan 1300 lainnya terluka akibat serangan Israel di Gaza, sebagaimana 21 orang juga tewas dalam bentrokan di Tepi Barat.

Faksi-faksi pejuang Palestina melesatkan roket dalam jumlah besar dengan sasaran tempat-tempat vital seperti bandara dan pelabuhan. Israel berhasil menangkis sebagian besar roket itu dengan sistem Kubah Besi namun roket-roket yang lolos dari sergapan telah menewaskan sedikitnya 10 orang Israel dan melukai 50 lainnya. (mm/rt)

Berita Terkait:

Kelompok Pejuang Irak akan Kirim Ahlinya ke Jalur Gaza

Enam Roket Melesat dari Libanon, Ini Tanggapan Tentara Israel

DISKUSI: