IRGC: Iran Tingkatkan Jangkauan Rudal Laut Tanpa Bantuan Asing

0
733

Teheran, LiputanIslam.com –  Korps Garda  Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan negara republik Islam ini telah meningkatkan jangkauan rudal lautnya menjadi 700 kilometer tanpa bantuan dari negara lain.

“Pernah pada suatu masa jangkauan terjauh rudal laut kami (di era rezim despotik Reza Syah Pahlevi – red.) tidaklah melebihi 45 km, itupun dicapai dengan bantuan dari penasihat militer Amerika,” ungkap Komandan Angkatan Laut (AL) IRGC Brigjen Alireza Tangsiri dalam sebuah wawancara, Senin (20/4/2020).

“Namun, kami telah mengembangkan rudal bawah permukaan dan permukaan-ke-permukaan dengan jangkauan 700 kilometer, yang seluruhnya dibuat oleh elit militer domestik,” lanjutya.

Tangsiri menyebut kekuatan asing, terutama AS, sebagai sumber keamaman di kawasan Timur Tengah.

“Di mana pun Amerika hadir, di situ ketidak amanan mengikuti, dan kita tahu dari mana saja (di dunia) di mana kehadiran orang Amerika telah menyebabkan keamanan.”

Tangsiri menyinggung insiden hadap-hadapan antara kapal AL IRGC dan kapal perang AS di Teluk Persia.

“Amerika dalam petualangan ini telah menghalangi jalan kapal kami, melanggar peraturan internasional dan bahkan enggan memberikan tanggapan radio, tapi lantas dihadapkan dengan gerakan kuat pasukan kami,” ujarnya.

Menurut  Komandan AL IRGC, keberadaan AS di Teluk Persia telah menyebabkan peningkatan besar jumlah insiden maritim.

Baca: Iran Diduga Menduplikasi Misil Canggih Israel yang Tertembak Jatuh di Suriah

“Sejak keberadaan Amerika di kawasan ini, 550 tanker minyak telah menjadi sasaran (dalam berbagai peristiwa serangan),  dan keamanan regional telah berkurang sebesar 55 persen. ”

AL AS Rabu pekan lalu mengklaim bahwa 11 kapal Iran berulang kali mendekati kapal militer AS dalam “pendekatan berbahaya dan melecehkan” di Teluk Persia.

Baca: Video: Pasukan Iran Peringatkan Kapal Perang AS di Teluk Persia

AL IRGC membantah klaim itu, dan pada Ahad lalu merilis pernyataan yang menegaskan bahwa sumber utama kekacauan dan ketidakamanan di kawasan ini adalah kehadiran ilegal pasukan teroris AS, dan karena itu AL IRGC menyerukan lagi penarikan penuh semua pasukan AS dari Persia Teluk dan Timur Tengah secara umum. (mm/presstv)

DISKUSI: