IRGC: Balasan Telak atas Darah Jenderal Soleimani Pasti akan Datang

0
94

Teheran, LiputanIslam.com –  Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menegaskan bahwa serangan rudal pasukan elit Iran ini terhadap pangkalan militer AS di Irak hanyalah merupakan puncak gunung es pembalasan sengit Iran atas pembunuhan mantan komandan Pasukan Quds IRGC Letnan Jenderal Qassem Soleimani.

“Pembalasan itu ialah bahwa AS harus meninggalkan kawasan dan ini akan terjadi. Serangan terhadap Ain Al-Assad hanyalah deklarasi tekad Republik Islam untuk pembalasan,” ungkap Wakil Panglima pasukan elit Iran Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Bidang Koordinasi Brigjen Mohammad Reza Naqdi dalam wawancara dengan TV pemerintah, Ahad (27/9/2020).

“Serangan terhadap Ein Al-Assad sangat penting, dan semua kekuatan dunia mengirim pesan ke Iran bahwa mereka tidak berani melakukannya. Dunia memahami betapa Republik Islam (Iran) perkasa dan betapa AS telah semakin lemah… Serangan itu memiliki konsekuensi yang sangat besar tapi itu bukan balasan telak (yang menjadi sumpah Iran),” lanjutnya.

Jenderal legendaris Iran Qassem Soleimani terbunuh oleh serangan pesawat nirawak AS di Bandara Internasional Baghdad, Irak, pada 3 Januari 2020, yang juga menewaskan Wakil Komandan Pasukan Mobilisasi Populer Irak (PMF) Abu Mahdi al-Muhandis.

Pada 8 Januari, Pasukan Dirgantara IRGC mulai membalas dengan merudal pangkalan udara AS Ain Al-Assad di bagian barat daya Irak dekat perbatasan Suriah dan pangkalan udara yang dioperasikan AS di Arbil.

Laporan awal menyebutkan sistem radar dan perisai pertahanan rudal di Ain Al-Assad gagal beroperasi dan mencegat rudal Iran. Laporan tidak resmi mengatakan sistem radar pusat tentara AS di Ein Al-Assad lumpuh akibat perang elektronik.

Gempuran dengan belasan rudal yang meluluh lantakkan pangkalan Ain al-Assad itu menjadi serangan langsung pertama terhadap tentara AS sejak Perang Dunia II, dan petinggi IRGC mengatakan tak satupun rudalnya dapat dicegat oleh AS.

Pada akhir Juni lalu Iran mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk 36 pejabat AS dan negara lain yang terlibat dalam pembunuhan Jenderal Soleimani. (mm/fna)

Baca juga:

Pasukan Elit Iran Umumkan Peningkatan Jarak Jangkau Rudal Maritimnya

Iran akan Perlakukan Negara-Negara Arab Penormalisasi Hubungan dengan Israel sebagai Musuh

DISKUSI: