Teheran: Laporan Reporter PBB Tak Cerminkan Kondisi HAM Sebenarnya di Iran

0
296

Teheran,LiputanIslam.com-Reporter Khusus PBB, Javaid Rehman baru-baru  ini menyampaikan laporan tentang kondisi HAM di Iran dalam Sidang Umum ke-76.

Kemenlu Iran melalui jubirnya menolak laporan tersebut dan menganggapnya bermuatan tujuan-tujuan politis.

“Laporan ini sama sekali tidak bisa menjelaskan kondisi HAM di Iran secara riil dan akurat,”tandas Saeed Khatibzadeh.

Laporan ini, imbuhnya, disusun berlawanan dengan prinsip dan barometer tugas para reporter, di antaranya adalah “mendapatkan fakta melalui informasi nyata dan bisa dipercaya dari sumber-sumber kredibel”.

Jubir Kemenlu Iran menyatakan, latar belakang Reporter HAM PBB yang memusuhi Iran telah memupus kredibilitasnya. Sebab itu, laporan itu tak ubahnya seperti statemen politik kelompok-kelompok teroris dan penentang Republik Islam Iran.

“Di tahap pertama, Reporter Khusus harus bangun dari tidur nyenyaknya dan mengutuk dampak destruktif terorisme ekonomi, yang membuat warga Iran tidak bisa memenuhi kebutuhan-kebutuhan primer, termasuk obat-obatan dan alat medis di masa pandemi,”tegas Khatibzadeh.

Di akhir statemennya, Khatibzadeh menyinggung para perancang dan pendukung utama agenda kerja Reporter Khusus. Ia berkata, sebagian dari negara-negara ini telah melanggar HAM dengan memberlakukan sanksi-sanksi keji atas rakyat Iran, menjual senjata modern kepada para penjahat, bekerja sama dengan Rezim Zionis, dan mendukung kelompok-kelompok teroris di dunia. (af/fars)

Baca Juga:

Dubes Iran: Suriah Miliki Posisi Istimewa dalam Kebijakan Luar Negeri Teheran

AS Sebut Iran Ada di Balik Serangan ke Pangkalan Al-Tanf

DISKUSI: