Iran Sebut Prakarsa AS “Pengkhianatan Abad Ini”

0
123

Teheran,LiputanIslam.com –  Menanggapi prakarsa damai AS untuk Palestina-Israel yang dinamai “Perjanjian Abad Ini”, Iran balik menyebutnya “Pengkhianatan Abad ini” terhadap hak rakyat Palestina dan umat Islam, dan karena itu Iran mengajak semua negara dan bangsa merdeka menolak prakarsa itu.

Tanggapan itu dinyatakan oleh Jubir Kemenlu Iran Abbas Mousawi dalam sebuah pernyataannya, Selasa (28/1/2020).

“Rezim Zionis (Israel) adalah rezim perampas dan pendudukan. Satu-satunya jalan penyelesaian krisis Palestina adalah penyelenggaraan referendum penduduk pribumi Palestina, sedangkan rencana-rencana keji (AS) seperti itu pasti gagal,” ujarnya, seperti dikutip Tasnim.

Dia menyebutkan bahwa masalah Palestina dan Al-Quds di mata Teheran merupakan isu paling utama dunia Islam.

Baca: Zarif: ‘Deal of Century’ Akan Segera Mati

Mousavi menyayangkan sikap sebagian negara Islam yang, menurutnya, mengabaikan cita-cita umat Islam, menjadikan lawan sebagai kawan, dan melupakan kejahatan Israel terhadap kemanusiaan yang sudah berlangsung lebih dari 70 tahun.

Baca: Palestina: ‘Deal of Century’ Lindungi Trump dari Pemakzulan

Dia menegaskan, “Mengingat urgensi dan pentingnya masalah Palestina serta (bahaya) konspirasi besar yang ada di balik apa yang disebut Perjanjian Abad Ini terhadap umat Islam, Republik Islam Iran siap mengesampingkan perselisihannya dengan beberapa negara regional – yang sebagian besar perselisihan itu adalah buatan para perampas Quds dan para penggadai kehormatan, harkat, dan martabat umat Islam- dan menggalang kerjasama di level apapun demi persatuan dunia Islam dan demi melawan konspirasi besar yang mengancam eksistensi umat Islam,” ungkap jubir Kemenlu Iran. (mm/tasnim)

DISKUSI: