Iran Sebut Opsi Militer AS Sudah Membusuk

0
97

Teheran, LiputanIslam.com –  Menanggapi pernyataan berbau ancaman utusan Amerika Serikat (AS) untuk urusan Iran, Brian Hook, mengenai opsi militer Washington terhadap Teheran, Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan bahwa opsi ini “telah membusuk ditelan zaman sejak sekian tahun silam di meja presiden demi presiden AS.”

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Abbas Mousavi mengatakan bahwa negaranya akan terus  melanjutkan proyek penguatan struktur pertahanannya selagi AS masih berbicara tentang opsi militer dan menunda penarikan mereka dari kawasan Timteng.

“Memperkuat infrastruktur pertahanan adalah salah satu hak nyata Iran untuk mempertahankan kepentingan nasionalnya,” tegas Mousavi, Rabu (1/7/2020).

Mousavi mengecam kunjungan Hook ke Timteng dan menyebutnya bertujuan “menebar perselisihan, dan pernyataannyapun tak bernilai, tak berdasar, dan tertolak.”

Dia juga mengatakan, “Beberapa negara di kawasan ini menggunakan senjata AS terhadap rakyat Yaman, Palestina, Irak dan Suriah.”

Sehari sebelumnya, Hook mengatakan kepada saluran TV 13 milik Israel bahwa AS sedang mempelajari kemungkinan menggunakan kekuatan militer terhadap Teheran untuk mencegahnya memperoleh senjata nuklir.

Baca: Komandan IRGC:  Peradaban Barat Kedodoran, Iran Siap Tampilkan Model Baru

Sementara itu, Presiden Iran Hassan Rouhani, Rabu, menyebut AS kalah dalam sidang Dewan Keamanan PBB pada Selasa lalu ketika para pesertanya menyatakan dukungan  mereka kepada kesepakatan nuklir Iran tahun 2015.

Rouhani mengatakan bahwa AS gencar melancarkan tekanan ekonomi terhadap bangsa Iran, namun “dikalahkan secara politik oleh Iran.”

Baca: Jerusalem Post: Harapan Israel agar Iran Ditindak Dewan Keamanan Telah Pupus

Dia juga menegaskan negaranya siap bekerjasama dengan kelompok 4 + 1 jika mereka menjalankan komitmennya kepada perjanjian nuklir Iran, sebagaimana juga siap bereaksi sengit jika AS mencoba menyerang perjanjian nuklir itu secara politis. (mm/alalam/amn)

DISKUSI: