Jerusalem Post: Harapan Israel agar Iran Ditindak Dewan Keamanan Telah Pupus

0
130

TelAviv,LiputanIslam.com-Kian dekatnya akhir masa embargo persenjataan Iran dan sidang Dewan Keamanan PBB malam lalu dibahas dalam artikel yang ditulis Yonah Jeremy Bob dan dimuat Jerusalem Post.

Bob menulis, sikap negara-negara lain terkait Iran telah memupus harapan Tel Aviv agar proposal perpanjangan embargo senjata Iran diperpanjang.

Di awal tulisannya, Bob menyatakan bahwa perseteruan Iran dan AS dalam masalah embargo persenjataan memiliki dua dimensi yang lebih besar.

“Pertama adalah dimensi senjata nuklir, dan kedua adalah dimensi kadar kekuatan yang bisa dipamerkan IRGC di Kawasan, bukan sekadar transaksi persenjataan.”

“Jika Israel menginginkan keberhasilan proposal AS dan menggantungkan harapan pada sejumlah tindakan anti-Iran lembaga-lembaga internasional baru-baru ini, sidang Dewan Keamanan pada Selasa malam telah membuktikan bahwa strategi ini tak akan berhasil,”tulis Bob.

“Rusia dan China tak hanya menentang proposal Mike Pompeo, bahkan dengan berani membantah kesimpulan para petinggi Kantor Sekjen PBB…Padahal temuan-temuan ini akan dijadikan sebagai dasar untuk memperpanjang embargo persenjataan Iran. Rusia dan China juga melanjutkan kritik mereka terhadap Badan Energi Atom Internasional (IAEA),”lanjutnya.

Menurut Bob, Moskow dan Beijing menyatakan bahwa ketegangan yang terjadi sekarang adalah kesalahan Washington, karena telah keluar dari JCPOA pada 2018 lalu.

New York Times melaporkan bahwa AS tampak “terkucil” dalam sidang Dewan Keamanan malam kemarin. Menurut harian ini, proposal Washington agar embargo persenjataan Iran diperpanjang tanpa batas pasti akan menemui kegagalan. (af/alalam)

Baca Juga:

Rusia dan China di DK PBB Tolak Keingingan AS Perpanjang Embargo Senjata terhadap Iran

Komandan IRGC:  Peradaban Barat Kedodoran, Iran Siap Tampilkan Model Baru

DISKUSI: