Iran Sebut AS Berusaha Ajukan Persyaratan Baru di Luar Kerangka Perundingan Nuklir

0
147

Teheran, LiputanIslam.com –  Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir Abdollahian menyatakan bahwa  musuh besar negara ini, Amerika Serikat (AS), sedang berusaha untuk mengajukan persyaratan baru di luar kerangka negosiasi nuklir.

“Pihak Amerika dalam beberapa minggu terakhir telah mengajukan tuntutan yang bertentangan dengan beberapa ketentuan teks, dan ingin mengajukan kondisi baru di luar kerangka negosiasi,” ujar Abdollahian, Ahad (10/4).

Abdollahian juga menegaskan,”Iran mematuhi garis merahnya, dan sementara Amerika terus berbicara tentang negosiasi langsung, kami belum melihat manfaat apa pun di dalamnya, kami sejauh ini juga belum melihat sikap positif dari mereka.”

Dia menyebutkan, “AS telah berulang kali bersikeras untuk melakukan negosiasi langsung, dan yang kami minta adalah mengambil langkah-langkah praktis dan nyata dalam negosiasi, misalnya, pelepasan sebagian aset Iran yang dibekukan. Presiden AS Joe Biden sering berbicara tentang niat baik, tapi ini perlu dibuktikan dengan mengeluarkan perintah untuk menghapus sanksi.”

Meski demikian Abdollahian menekankan bahwa dengan segala kesulitan yang ada, Iran tetap akan melanjutkan jalur diplomasi untuk mencapai kesepakatan yang permanen dan baik.

Presiden Iran Ebrahim Raisi sehari sebelumnya menegaskan bahwa pemerintahannya merasa berkewajiban untuk pantang mundur barang selangkah dalam membela hak-hak bangsa negara ini dalam negosiasi nuklir. (mm/irna/alalam)

Baca juga:

Dipandang Bermuatan Politik, Iran Tolak Resolusi Anti-Rusia di PBB

Ungkap 9 Capaian Baru, Presiden Raisi: Kemajuan Iran di Bidang Nuklir Tak Terelakkan

DISKUSI: