Iran Pastikan Balasan akan Langsung Menerjang Israel, Bukan lagi di Negara Ketiga  

0
8

Teheran, LiputanIslam.com   Seorang perwira tinggi militer dan pejabat Iran menegaskan bahwa balasan negara ini akan telak dan langsung menyasar wilayah Israel jika negara imitasi Zionis ini menyerang Iran.

Wakil Komandan Pertahanan Udara Iran Brigjen Alireza Elhami, mengatakan, “Sedikit saja serangan musuh akan mendapat tamparan kuat dari pasukan kami, yang memantau semua pergerakan musuh di luar perbatasan teritorial Iran.”

Di hadapan para komandan militer, Selasa (14/6), dia juga menyebutkan peran dan pengaruh keunggulan pasukan pertahanan udara Iran di tingkat internasional.

“Angkatan Udara Iran sekarang adalah bagian dari pilar pertahanan nasional di depan asing,” imbuhnya.

Aksi saling mengancam antara Israel dan Iran meningkat dalam beberapa pekan terakhir setelah terjadi serangan teror yang menewaskan Kol. Hassan Sayyad Khodayi, perwira Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) di Teheran pada 22 Mei. Teheran menuduh Tel Aviv berada di balik serangan itu.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Saeed Khatibzadeh Senin lalu menegaskan bahwa balasan Iran akan langsung menyasar wilayah Israel, dan bukan lagi di negara ketiga.

Sementara itu, Komandan Pertahanan Udara Brigjen Alireza Sabahifard memastikan bahwa radar dan sistem pertahanan udara negara ini terus-menerus memantau pergerakan musuh di kawasan sekitarnya, khususnya Teluk Persia.

“Pertahanan Udara Khondab adalah salah satu pangkalan penting dan strategis dalam jaringan pertahanan udara terpadu negara,” katanya.

Dia menekankan bahwa sistem radar, rudal dan UAV memiliki kendali penuh atas semua bagian negara, khususnya di Teluk Persia, dan memantau semua gerakan musuh untuk mengambil tindakan tegas jika dirasa perlu.

Di hari yang sama, Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz mengusulkan pembentukan front militer regional yang dipimpin Amerika Serikat dan menampilkan Tel Aviv dan sekutu Arabnya, untuk melawan Iran.

Menyinggung adanya kerjasama militer Israel dengan beberapa negara Arab Teluk Persia serta Mesir dan Yordania, dia mengatakan ada upaya untuk memperluas kerjasama ini.

“Yang  dibutuhkan bukan hanya kerjasama, melainkan juga pembangunan kekuatan regional, dengan kepemimpinan Amerika, yang akan memperkuat semua pihak yang terlibat,” ujarnya.

Dia juga menyebutkan bahwa Israel “bekerja terus-menerus” untuk memungkinkan pembentukan aliansi demikian. (mm/railayoum/fna)

Baca juga: 

Atlantic Council Ungkap Kegagalan Strategi Israel Hadapi Iran

Kochavi: Israel akan Kehujanan Ribuan Rudal Setiap Hari dalam Perang Mendatang dengan Hizbullah

DISKUSI: