Atlantic Council Ungkap Kegagalan Strategi Israel Hadapi Iran

0
11

TelAviv,LiputanIslam.com-Institut AS, Atlantic Council dalam laporannya membahas strategi Israel untuk menghadapi Iran yang dinamakan “Kematian dengan Seribu Sayatan”, yang diumumkan Tel Aviv beberapa bulan lalu.

”Dalam beberapa pekan terakhir, Israel telah meningkatkan serangannya kepada Iran. Berbeda dengan Kabinet Israel sebelumnya, yang fokus kepada aksi sabotase program nuklir Iran dan teror terhadap ilmuwan nuklirnya, tampaknya (di Kabinet sekarang) strategi ini telah dikembangkan. Para ilmuwan dan perwira yang terlibat dalam program nuklir serta drone Iran, juga anggota IRGC, kini pun menjadi target,”tulis Atlantic Council.

Setelah teror terhadap perwira IRGC Shayyad Khodaei pada 22 Mei, PM Israel Naftali Bennett di depan Knessett berkata bahwa “hari-hari Iran melukai Israel dan menebar ketakutan di Kawasan sudah berakhir”.

Pernyataan Bennett ini dikritik oleh para anggota senior struktur militer Israel. Mereka percaya, ucapan semacam ini hanya akan meningkatkan motivasi Teheran untuk membalas dendam kepada Tel Aviv.

Menurut Atlantic Council, jika dilihat dari sudut pandang awam, Israel dianggap sukses membuat para petinggi Iran kebingungan. Namun, realita program nuklir Iran pada tanggal 6 Juni membuktikan sebaliknya. Kendati Israel berusaha melenyapkan program nuklir Iran, namun program tersebut justru lebih maju, yang ditandai dengan pengayaan puluhan kg uranium dengan kemurnian 60 persen, pemasangan sentrifugal modern di Ferdow, dan produksi uranium logam.

“Di tengah semua perkembangan ini, Israel masih saja mempertahankan kebijakan ‘pengayaan nol’ di hadapan Iran, juga masih mengandalkan program alternatif yang tidak realistis. Berlanjutnya sanksi ekonomi, berbagai operasi rahasia, dan ancaman untuk menghancurkan fasilitas nuklir Iran tidak bisa menghentikan program nuklir negara ini, juga tidak mampu mengubah perilakunya. Sangat diragukan bahwa kebijakan ini akan membuahkan hasil di masa mendatang.”

Atlantic Council menandaskan, meski tampak sukses secara taktik, namun Israel tetap saja gagal menghalangi Iran menjalankan sebuah program nuklir modern. (af/fars)

DISKUSI: