Iran Nyatakan Siap Hadapi Serangan AS

0
142

Teheran, LiputanIslam.com – Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif menegaskan kesiapan negaranya menghadapi serangan yang mungkin akan dilancarkan Amerika Serikat (AS) terhadap Republik Islam, termasuk serangan laut atau darat serta di dunia maya.

“Masalah kawasan kita harus diselesaikan di antara negara-negara di kawasan sendiri hanya melalui dialog, dan saya kira keamanan dan perlindungan tidaklah didatangkan dari luar,” kata Zarif dalam konferensi video, Senin (21/9/2020).

Mengenai kesepakatan nuklir dan sanksi baru yang dijatuhkan oleh AS terhadap Iran, Zarif mengatakan, “Perjanjian nuklir masih hidup, dan kami berhak mendapatkan kompensasi setelah AS keluar darinya dan mengenakan kembali sanksi terhadap negara kami.”

Dia menyebutkan bahwa sanksi dan embargo bukanlah hal baru dan tidak memiliki dampak signifikan terhadap Iran.

Menteri Luar Negeri Iran juga menyatakan bahwa negaranya siap melakukan pertukaran semua tahanan dengan AS, dan bahwa Teheran tidak akan bersedia merundingkan kembali masalah yang  sudah dirundingkan.

AS mengaku telah mengaktifkan “tombol” dalam kesepakatan nuklir Iran, yang mengatur penerapan kembali semua sanksi PBB terhadap Iran, tapi pihak-pihak lain dalam perjanjian nuklir, yaitu Inggris, Prancis, Jerman, Rusia dan China serta sebagian besar anggota Dewan Keamanan PBB menentang tindakan AS tersebut.

Hubungan Iran-AS memanas setelah Washington pada tahun 2018 keluar dari perjanjian nuklir Iran yang ditandatangani pada tahun 2015. AS memberlakukan sanksi ketat terhadap Iran yang mencakup semua sektor, serta menambah tekanan politik dan mengintensifkan kehadiran militernya di kawasan Timur Tengah. (mm/railayoum)

Baca juga:

Ayatullah Khamenei: Musuh akan Membayar Mahal Jika Mengusik Keamanan Iran

Rouhani:  “Tekanan Maksimum” terhadap Iran Berubah Menjadi “Isolasi Maksimum” bagi AS

..

DISKUSI: