Iran Miliki 340 Perahu Cepat Tempur Baru dan akan Bekali Jet Tempurnya dengan Sistem Siluman

0
244

Teheran, LiputanIslam.com – Iran membekali  pasukan elitnya, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dengan ratusan lagi perahu tempur cepat, dan akan membekali pula semua jet tempurnya dengan sistem sluman anti-radar.

Dilaporkan bahwa tak kurang dari 340 unit perahu cepat baru yang mampu membawa dan menembakkan berbagai rudal dan roket serta mendukung operasi penyelaman telah bergabung dengan unit kombatan Angkatan Laut (AL)  IRGC, Senin (8/2).

Penyerahan ratusan perahu cepat itu berlangsung dalam upacara yang dihadiri oleh Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran Mayjen Mohamad Bagheri, Panglima IRGC Mayjen Hossein Salami, Komandan AL IRGC Laksamana Muda Alireza Tangsiri, Gubernur Hormozgan, serta pejabat pemerintah dan militer lainnya di Bandar Abbas.

Perahu penyerang cepat yang ringan dan tangkas itu dibuat di pusat-pusat yang berafiliasi dengan Angkatan Laut IRGC dan bekerjasama dengan Kementerian Pertahanan.

Alireza Tangsiri mengatakan, “Adalah suatu kebanggaan bahwa hari ini 340 unit perahu cepat baru telah bergabung dengan AL IRGC. Hari ini saya dan rekan-rekan merasa bangga dapat mewujudkan pesan-pesan panglima tertinggi angkatan bersenjata (Ayatullah Ali Khamenei – red) bahwa kita harus lebih kuat.”

Menyinggung sejumlah prestasi AL IRGC, Tangsiri mengatakan, “Ini merupakan upacara keempat penggabungan (perahu cepat). Upacara pertama dilakukan pada bulan Juni tahun lalu di mana sebanyak 112 (perahu) peluncur rudal bergabung ke barisan satuan-satuan tempur, dan pada Oktober lalu juga telah bergabung 118 unit drone pengintai dari kejauan ke pasukan ini.”

Sementara itu, Wakil Komandan Angkatan Udara (AU) Iran Brigjen Hamid Vahedi menyatakan negaranya bermaksud membekali semua jet tempurnya dengan sistem siluman anti-radar.

Menurutnya, Iran akan memperbaharui jet tempor Kowsar dengan sistem radar dan aviasi elektronik untuk kemudian diserahkan kepada AU Iran, dan para ahli Iran telah sukses melakukan operasi perawatan dasar atau turun mesin (overhaul) pesawat C-130, yang memakan waktu 1.600 jam.

Vahedi juga mengatakan, “Kami sukses membekali jet tempur Ababil-3 dengan rudal, atau meluncurkan bom seberat 500 lb dengan drone Karrar. Kami bekerja untuk meningkat sistem penembakan bom pada drone ini agar memindai titik.”

Dia lantas menyebutkan bahwa semua itu hanyalah bagian kecil dari berbagai prestasi besar Iran di bidang pertahanan. (mm/mna/alalam)

Baca juga:

Mehan Iran: Terjadi Peningkatan Dramatis pada Jangkauan dan Kecepatan Rudal Iran

Ayatullah Khamenei: Hanya Iran yang Berhak Tetapkan Syarat Perjanjian Nuklir

DISKUSI: