Iran Kecam Obral Senjata Prancis di Kawasan Teluk Persia

0
515

Teheran, LiputanIslam.com –  Iran mengecam Prancis atas penjualan senjata besar-besaran ke negara-negara Arab Teluk Persia, dan meminta Paris untuk bertindak lebih bertanggung jawab di kawasan tersebut.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Saeed Khatibzadeh dalam konferensi pers di Teheran, Senin (6/12), mengatakan, “Kami mengharapkan negara-negara seperti Prancis untuk bertindak lebih bertanggung jawab. Penjualan senjata canggih senilai miliaran dolar oleh negara-negara Eropa, termasuk Prancis, ke negara-negara Arab Teluk Persia, adalah akar penyebab kerusuhan dan perang, contohnya adalah apa yang terjadi di Yaman. Peran destruktif negara-negara seperti Prancis tidak boleh diabaikan.”

Dia juga menyayangkan kegiatan obral senjata Barat ke kawasan Teluk karena dilakukan justru sembari mempersoalkan pengembangan rudal Iran.

“Kami menyaksikan penjualan senjata canggih senilai puluhan miliar dolar ke negara-negara Teluk Persia, tapi mereka malah bertemu dan membicarakan beberapa rudal kami,” ujarnya.

Khatibzadeh memperingatkan, “Mulai sekarang mereka harus ingat bahwa Iran tidak akan berbicara tentang keamanannya dengan siapa pun, dan dengan situasi yang kami lihat terkait dengan penjualan senjata, kami serius akan melengkapi perisai pertahanan kami demi keamanan rakyat. Kami berharap suatu hari negara-negara ini akan menjauh dari kebijakan standar ganda dan berhenti menjual senjata.”

Prancis mengumumkan kesepakatan bernilai miliaran euro pada hari Jumat lalu untuk penjualan jet tempur dan helikopter tempur ke UEA.

UEA membeli 80 pesawat tempur Rafale yang ditingkatkan dalam kesepakatan yang menurut Kementerian Angkatan Bersenjata Prancis bernilai €16 miliar (US$18 miliar) dan merupakan kontrak senjata Prancis terbesar untuk ekspor. Kementerian itu juga mengumumkan kesepakatan dengan UEA untuk menjual 12 helikopter tempur buatan Airbus. (mm/fna)

Baca juga:

Ditemui Petinggi UEA, Presiden Iran Serukan Kebersamaan Menghadapi Plot Musuh

[Video:] Rudal-Rudal Yaman Meledak di Angkasa dan Daratan Riyadh

DISKUSI: