Iran Kecam Keras Keputusan Jerman Daftar Hitamkan Hizbullah

0
143

Teheran, LiputanIslam.com – Iran mengecam keras keptusan Jerman memasukkan Hizbullah Libanon daam daftar hitam “organisasi teroris”, dan memperingatkan Berlin atas dampak keputusan itu bagi perang melawan terorisme di kawasan Timur Tengah.

“Tampaknya negara-negara tertentu Eropa mengambil sikap tanpa mempertimbangkan realitas di Asia Barat (Timur Tengah – red.), ” ungkap Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Abbas Mousavi, seperti dikutip FNA, Jumat (1/5/2020).

Mousavi menyebut langkah pemerintah Jerman itu hanya akan melayani “tujuan mesin propaganda rezim Zionis dan tujuan rezim AS yang dibuat-buat.”

Dia menambahkan bahwa keputusan Berlin itu “menghina” pemerintah dan bangsa Lebanon, karena Hizbullah adalah “bagian yang sah dan resmi dari pemerintah dan parlemen negara ini”.

Mousavi menilai tindakan Jerman itu “sangat tidak bijaksana”, dan mengingatkan bahwa Hizbullah telah berperan kunci dalam penumpasan kelompok teroris ISIS di Timur Tengah.

Seperti diketahui,  pemerintah Jerman Kamis lalu melarang semua kegiatan Hizbullah di negara ini dan memerintahkan serangan ke tempat-tempat yang dianggap terkait dengan Hizbullah.

Kementerian Dalam Negeri Jerman yang telah mengeluarkan larangan itu menyatakan bahwa empat masjid dan kantor asosiasi budaya telah digerebek,  demikian pula rumah-rumah pribadi para anggota dewan, bendahara, dan penasihat pajak Hizbullah.

Baca: Jerman Larang dan Tangkapi Para Terduga Anggota Hizbullah, Israel Bersorak

Hizbullah juga telah dianggap sebagai organisasi “teroris” oleh AS, Inggris, Kanada, dan Israel serta Dewan Kerjasama Teluk (GCC), dan Liga Arab.

Hizbullah menjadi sasaran kebencian banyak pihak hanya lantaran kelompok pejuang Libanon yang dipimpin Sayid Hassan Nasrallah dan didukung Iran itu gencar menggalang perlawanan terhadap terorisme AS dan Israel di Timur Tengah.

Hizbullah pernah terlibat perang melawan Israel pada 2006, berhasil mengusir pasukan Zionis dari Libanon selatan, dan berhasil meruntuhkan mitos kedigdayaan Israel.

Baca: Penulis Saudi: Netanyahu Seharusnya Membakar Orang-orang Palestina!

Hizbullah juga terlibat dalam Perang Suriah yang berkecamuk sejak tahun 2011 sampai sekarang. Dalam perang ini Hizbullah mengerahkan para pejuangnya untuk menyokong pemerintah Suriah melawan pemberontakan dan terorisme yang digalang oleh AS, Israel dan para sekutu AS lainnya. (mm/fna/aljazeera)

DISKUSI: