Iran Jadi Negara Ke-5 Pembuat Kit Identifikasi DNA

0
286

Teheran, LiputanIslam.com –  Republik Islam Iran terus mencetak prestasi dan kemajuan pesat di berbagai bidang sains dan teknologi. Kepala Kehakiman Iran Gholam-Hossein Mohseni-Eje’i mengatakan bahwa negaranya telah menjadi negara ke-5 yang meraih kit identifikasi genetik dan teknologi homogenizer.

Dia mengungkapkan prestasi tersebut dalam kunjungannya ke Pusat Kedokteran Forensik Teheran pada peringatan Hari Dokter Nasional yang merupakan hari kelahiran ilmuwan kedokteran dan filsafat Persia dan Islam, Ibnu Sina (Avecina), Selasa (25/8).

Mohseni-Eje’i menyinggung perlunya memperoleh peralatan modern dengan akurasi tinggi di pusat-pusat medis forensik karena sensitivitas pekerjaan mereka, dan rangka ini para ahli muda Iran telah menghasilkan kit identifikasi genetik dan homogenizer.

Dengan demikian, lanjut Mohseni-Eje’i, Iran kini menjadi negara ke-5 yang memperoleh perangkat identifikasi genetik dan teknologi homogenizer setelah Amerika Serikat, Rusia, China, dan Jerman.

Pada Juni lalu, Iran untuk pertama kalinya mengoperasikan robsurgeon (robot canggih untuk operasi bedah) yang sepenuhnya buatan dalam negeri. Robot ini dikendalikan dari jarak jauh di rumah sakit Imam Khomeini (RA) dan Sina di Teheran di hadapan Wakil Presiden Bidang Sains dan Teknologi Sorena Sattari dan Kepala Institut Teknologi & Peralatan Medis Lanjutan Dr. Saeed Sarkar.

Operasi vasektomi dilakukan pada seekor anjing oleh Dr. Talebpour dari jarak tujuh km dengan menggunakan jaringan 5G.

Robot ini memiliki konsol bedah yang dapat dikontrol dan dipandu oleh ahli bedah dari jarak jauh dengan berdiri di belakangnya dan menggunakan dua lengan robot, sementara monitor ditempatkan di sebelah konsol yang memperlihatkan dengan jelas gambar operasi kepala ahli bedah. Ahli bedah menggunakan sistem ini untuk mengontrol operasi dengan pedal dan dua lengan robot.

Iran meluncurkan robot itu pada Juni 2015 lalu dan menjadi negara kedua di dunia setelah AS yang sukses membuat robot telesurgery.

Iran dan Indonesia pada 8 Agustus lalu telah menandatangani perjanjian yang memungkinkan ekspor robsurgeon buatan Iran ke Indonesia. (mm/mna/ indonesiainside)

Baca juga:

Iran Angkat Bicara Soal Pengiriman Bahan Bakar ke Libanon

Presiden Iran: Afghanistan Berkesempatan Mencari Model Pemerintahan yang Diterima Khalayak

DISKUSI: