Iran Ingatkan Eropa Soal Rencana Blacklist IRGC sebagai Organisasi Teroris

0
27

Ppasukan IRGC

Teheran, LiputanIslam.com  Pemerintah Iran melalui juru bicara Kementerian Luar Negerinya, Senin (31/10), memberi peringatan keras ihwal usulan yang sedang dipelajari oleh Jerman dan Uni Eropa di Brussel untuk memasukkan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran ke dalam daftar organisasi teroris.

Uni Eropa sebelumnya telah memberlakukan sanksi terhadap entitas dan pejabat Iran terkait dengan perlakuan terhadap para pelaku aksi protes dan kerusuhan pasca kematian wanita muda Iran bersuku Kurdi Mahsa Amini.

Menanggapi pertanyaan tentang tindakan tambahan yang mungkin diambil Berlin dan Brussel terhadap Teheran, Menteri Luar Negeri Jerman Annalena Baerbock Ahad lalu mengatakan kepada saluran ARD; “Kami akan menyiapkan paket sanksi tambahan, dan kami juga mempelajari bagaimana kami dapat menyenaraikan Korps Garda Revolusi Iran dalam daftar organisasi teroris.”

Menanggapi hal ini, Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Nasser Kanaani menegaskan, “IRGC adalah kekuatan militer resmi Republik Islam, dan langkah (yang diusulkan Eropa) ini sepenuhnya ilegal.”

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Iran mengumumkan sanksi terhadap 10 individu dan 4 entitas AS atas tindakan mereka melanggar HAM, mendukung terorisme dan menghasut kekerasan terhadap bangsa Iran dalam kerusuhan belakangan ini.

Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan sanksi itu dijatuhkan sejalan dengan undang-undang bertema “Melawan Pelanggaran HAM AS dan Tindakan Petualangan dan Teroris” yang disahkan oleh Parlemen Iran pada tahun 2017. (mm/raialyoum/presstv)

Baca juga:

Iran Ringkus 7 Terduga Aksi Teror Mematikan di Makam Suci Shiraz

Presiden Raisi: Iran Tak Kan Membiarkan Musuh Melanggar Garis Merah

DISKUSI: