Iran Gelar Latihan Militer Besar-Besaran di Teluk Persia dan Sekitarnya

0
48

Teheran, LiputanIslam.com –   Wakil Komandan Angkatan Bersenjata Iran Laksamana Muda Habibollah Sayyari mengumumkan bahwa angkatan laut negara ini akan memulai latihan perang besar-besaran, termasuk dengan melibatkan kapal selam dan drone buatan dalam negeri.

“Dengan sandi ‘Zolfaqar 99’, latihan militer itu akan dimulai pada Kamis Kamis (10/9/2020) di dekat pantai selatan negara ini,” kata Sayyari, Rabu (9/9/2020).

Dia menjelaskan bahwa latihan tahap utama akan digelar dengan partisipasi Angkatan Laut, Pertahanan Udara, Angkatan Udara, dan Angkatan Darat di areal seluas dua juta kilometer persegi di dekat bagian timur Selat Hormuz, pesisir Makran, Laut Oman, dan Samudra Hindia Utara.

“Kapal permukaan dan bawah permukaan, unit terbang, dan bagian dari peralatan dan senjata yang tersedia di Organisasi Tempur Angkatan Bersenjata hadir dalam latihan ini, dan yang paling penting adalah kehadiran yang kuat kapal selam Fateh buatan sendiri,” imbuhnya.

Latihan tempur itu akan digelar dengan slogan ‘keamanan yang berkelanjutan di bawah otoritas pertahanan’, dalam tiga fase berbeda yaitu superioritas intelijen, taktik, dan tampilan kekuatan.

“Latihan perang ini antara lain bertujuan meningkatkan kesiapan dan kemampuan militer di bidang pertahanan laut, udara, darat, dan udara dalam latihan bersama, dan konfrontasi terhadap ancaman lintas-regional dengan mempraktikkan rencana operasional dan memastikan kecukupan mereka dalam konfrontasi melawan segala kemungkinan agresi, ” papar Sayyari.

Dia juga menyebutkan bahwa drone jarak jauh buatan Iran bernama Simorq juga akan mengambil bagian dalam pertempuran dan operasi ofensif terhadap kapal musuh, selain misi pengintaian, dan akan menghantam kapal musuh dengan bom pintar dan akurat.

Pada akhir Juli lalu Iran juga menggelar latihan tempur besar-besaran dengan sandi ‘Nabi Besar” ke-14 di mana Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menembakkan rudal balistik dari bawah tanah dengan kondisi yang sepenuhnya terkamuflase. (mm/fna)

Baca juga:

Pemimpin Iran Beberkan Tujuan di Balik Penghinaan terhadap Nabi Muhammad saw

Iran akan Membangun Ruang Sentrifugal Baru di Natanz setelah Aksi Sabotase

 

DISKUSI: