Iran dan 50 LSM Yaman Kutuk Terorisasi Ansarullah oleh AS

0
184

Sanaa, LiputanIslam.com –  Iran dan 50 lembaga swadaya masyarakat (LSM) Yaman,  termasuk yang bergerak di bidang hukum dan penyaluran bantuan kemanusiaan, mengutuk terorisasi gerakan Ansarullah (Houth) oleh pemerintah Amerika Serikat (AS) era Donald Trump.

Dalam beberapa pernyataan terpisah, Rabu (20/1), puluhan LSM itu menegaskan bahwa tindakan AS di hari-hari terakhir kepresidenan Trump itu akan “berdampak tragis” bagi kondisi kemanusiaan di Yaman, upaya perdamaian, dan respon kemanusiaan, dan karena itu AS harus bertanggungjawab atas dampak itu.

Mereka menilai AS melakukan praktik teror terhadap bangsa Yaman sejak negara ini diperangi dan diblokade oleh Arab Saudi dan sekutunya yang melanggar norma dan hukum internasional, dan terorisasi Ansarullah sengaja dilakukan Washington semata demi mendapatkan konsesi politik dan ekonomi dari Riyadh yang sedang mempersiapkan diri untuk deklarasi normalisasi hubungannya dengan Israel.

Sementara itu, Iran yang sejak awal mendukung Ansarullah juga mengutuk keputusan AS mencantumkan Ansarullah dalam daftar hitam AS tersebut.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Saeed Khatibzadeh memperingatkan bahwa keputusan akan “memperparah krisis manusiaan” di Yaman yang notabene “terburuk pada abad ini” serta dapat melumpuhkan segala upaya yang berjalan selama ini untuk menyediakan solusi bagi kemelut Yaman melalui jalur politik. (mm/ alalam)

Baca juga:

AS Kecualikan Beberapa Kelompok Bantuan Internasional dalam Sanksi terhadap Yaman

Ansarullah Sebut Saudi Ada di Balik Terorisasi Gerakan ini oleh AS

DISKUSI: