Teheran, LiputanIslam.com – Aparat keamanan Iran meringkus pemimpin dan empat anggota jaringan mata-mata lainnya yang berafiliasi dengan dinas rahasia Israel, Mossad.
Tanpa menyebutkan kewarganegaraan lima orang tersebut, otoritas Iran menyatakan bahwa mereka telah menerima pelatihan untuk operasi bersenjata dan aksi sabotase.
“Lima anggota jaringan mata-mata yang ditangkap ini diberi berbagai janji dari Mossad, termasuk janji keuangan, untuk mengumpulkan informasi dari daerah-daerah penting di seluruh negeri,” ungkap Organisasi Intelijen Komando Penegakan Hukum Iran dalam sebuah pernyataan, Kamis (28/7).
Di pihak lain, Kantor Perdana Menteri Israel, yang mengawasi badan intelijen asing Mossad, menolak mengomentari pernyatan Iran tersebut.
Rabu lalu, Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib mengatakan Teheran telah menggagalkan tindakan subversif Rezim Zionis.
“Pasukan keamanan Iran telah berhasil melakukan sejumlah operasi terhadap Israel selama beberapa bulan terakhir,” katanya.
Pekan lalu, pasukan keamanan Iran mengaku telah menangkap jaringan agen rahasia Israel yang memasuki Iran dari wilayah Kurdi Irak untuk melakukan sabotase dan “operasi teroris”. (mm/fna)
Baca juga: