Iran Buka Kembali Kantor Perwakilannya untuk OKI di Arab Saudi Setelah Enam Tahun Tutup

0
274

Teheran, LiputanIslam.com –   Tiga diplomat Iran telah tiba di Jeddah, Arab Saudi, untuk membuka kembali kantor perwakilan Iran untuk Organisasi Kerjasama Islam (OKI).

Media  Iran, Senin (17/1) melaporkan bahwa para diplomat itu  telah mendarat di Jeddah untuk kembali bekerja setelah enam tahun kantornya ditutup menyusul putusnya hubungan diplomatik Teheran-Riyadh.

Di hari yang sama juru bicara kementerian luar negeri Iran Saeed Khatibzadeh mengkonfirmasi bahwa tiga diplomat itu telah menerima visa dari Arab Saudi dan terlibat dalam proses pembukaan kembali kantor tersebut.

“Republik Islam Iran juga siap untuk membuka kembali kedutaannya di Arab Saudi,” kata Khatibzadeh dalam konferensi pers di Teheran, namun dia menambahkan bahwa hal itu bergantung pada “upaya praktis” otoritas Saudi.

Hubungan diplomatik Saudi-Iran terputus pada tahun 2016 setelah massa demonstran Iran menyerang kedutaan besar Saudi di Teheran dan kantor konsulatnya di Mashhad. Massa demonstran saat itu  berunjuk rasa protes atas tindakan Saudi mengeksekusi ulama Syiah terkemuka Saudi Syeikh Nimr Al-Nimr.

Otoritas Iran telah melakukan tindakan hukum terhadap demonstran yang melakukan pelanggaran, namun pemerintah Saudi tetap gusar atas insiden tersebut sehingga memutus hubungan diplokmatiknya dengan Iran.

Namun demikian, sejak April 2021 keduanya melakukan negosiasi yang difasilitasi oleh pemerintah Irak di Baghdad yangh sejauh ini telah mencapai putaran keempat dan akan menyusul putaran kelima.

“Saya yakin pihak Saudi juga tertarik dalam pembicaraan tentang beberapa masalah regional, tetapi negosiasi kami, untuk saat ini, difokuskan pada masalah bilateral dan kapan mengembalikan hubungan ke keadaan normal,” kata Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amirabdollahian kepada Al Jazeera beberapa hari lalu.  (mm/raialyoum/aljazeera)

Baca juga:

Perjanjian Kemitraan 25 Tahun Iran dengan China Jadi Sorotan Dunia

Ini Tujuh Target Serangan Balasan Iran di Israel Jika Israel Menyerang Iran

DISKUSI: